Jelang Idul Adha, Pemkab Bojonegoro Bersama TNI dan POLRI Antisipasi PMK

211

Bojonegoro, (kabarjawatimur.com) – Melalui Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik ( BAKESBANGPOL ) Kabupaten Bojonegoro, Pemkab gelar rapat koordinasi tim terpadu pada hari Kamis (07/07/2022), dalam rangka antisipasi pelaksanaan hari raya Idul Adha ditengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang ada di Bojonegoro.

Dalam laporannya Mahmudi Kepala BAKESBANGPOL mengatakan, Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan status keadaan tertentu darurat penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak melalui Surat Keputusan Kepala BNPB No.47 Tahun 2022 pada tanggal 2 Juli Tahun 2022.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka pemkab perlu menggelar rapat koordinasi dengan tim terpadu penanganan konflik sosial. Rakor dihadiri langsung Bupati, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro, dan diikuti Sekretaris Daerah, Kepala Kemenag Bojonegoro, Asisten 1, Kepala Dinas Peternakan Dan Perikanan, Forkopimca, serta tim terpadu penanganan konflik Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga  Pembina Koperasi Terbaik se- Jatim, Gubernur Serahkan Penghargaan kepada Bupati Lamongan

Pemkab bersama dengan TNI, POLRI terus berupaya dalam mengantisipasi penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak khususnya di Bojonegoro. Terhitung mulai 14 Mei hingga 6 Juli di Bojonegoro tercatat ada sebanyak 1466 hewan yang terkena wabah, 891 ekor sembuh, 8 potong paksa, dan mati 12 ekor.

Loading...

Dalam arahannya Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengimbau kepada masyarakat tidak perlu khawatir soal wabah penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak.

“Kami pastikan hewan-hewan ternak yang ada di Bojonegoro dalam menjelang hari raya Idul Adha semuanya sehat, dan pelaksanaan sholat ied hingga pemotongan hewan dapat berjalan dengan lancar, Pemkab bersama TNI POLRI akan terus bersinergi dan berupaya dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalakan ibadah,” terang Bupati.

Baca Juga  Kabupaten Bojonegoro Ikuti Event Jatim Kominfo Festival

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Arif Yudho menjelaskan langkah dan upaya yang dilakukan. Ada tim gabungan yang terdiri dari TNI, POLRi, DISHUB, SATPOL PP, Dinas Peternakan Dan Perikanan melakukan kegiatan penyekatan diwilayah perbatasan Bojonegoro, yaitu Margomulyo, Padangan, Trucuk, Baureno, dan Gondang.

“Tujuannya agar tidak ada hewan ternak yang keluar dan masuk membawa wabah ke Bojonegoro. Tim gabungan juga melakukan pengecekan, inventarisasi dan penyemprotan disinvektan, dan pemberian vaksinasi PMK ke masyarakat yang memelihara hewan ternak. Sampai saat ini sudah mencapai 3100 dosis,” jelasnya.

Kapolres Bojonegoro Muhammad menambahkan, dalam pelaksanaan hari raya Idul Adha nanti rencananya juga akan melibatkan personel dalam pengamanan yang terdiri dari TNI, POLRI, DISHUB, SATPOL PP, dan Ormas Keagamaan, baik pengamanan dalam ibadah sholat ied, maupun pemotongan hewan kurban.(*)

Reporter: Aziz.

Loading...
Artikulli paraprakBUMDes Pejambon Kontribusi 61 Juta Terhadap PAD, Masuk 6 Nominasi Terbaik se-Jatim
Artikulli tjetërAntar Penumpang, Pembecak Mendadak Tergelatak dan Tewas

Tinggalkan Balasan