JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) bernama Muhammad Angga Nurmawan(22) ditemukan meninggal dalam kamar kosnya di Jalan Karimata Gang Lembah Permai nomor 51, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Senin (20/1/2020).

Kematian mahasiswa jurusan komputer asal Plosoklaten Kediri ini awalnya diketahui teman kosnya bernama Bagus Dwi yang curiga bau menyengat bangkai sekitar pukul 14.00 WIB tadi.

“Saat itu penasaran mas, karena beberapa hari belakangan sering bau bangkai. Awal kita kira bau bangkai tikus ditumpukan sampah pojokan kosan,” kata Bagus.

Curiga asal bau dari kamar korban, Bagus pun memberanikan diri mengintip dari celah pintu yang tidak terkunci.

“Saya lihat kok kakinya menghitam, terus ternyata pintunya gak terkunci dan saya buka sedikit. Ternyata perutnya mas itu sudah membesar,” katanya.

Baca Juga  Didampingi Walikota Eri, Mensos Risma Bagikan 105  Gadget pada Siswa Kurang Mampu

Bagus pun bersama dengan teman kosnya yang lain langsung melapor ke Mapolsek Sumbersari mengenai kondisi teman kosnya yang meninggal itu.

Korban sendiri selama ini dikenal tertutup. Rekan kos korban lainnya bernama Sahid Ali, menuturkan korban jarang bersosialisasi dan dinilai pendiam.

Loading...

Rekan-rekan satu kos hanya mengetahui saat korban keluar untuk mandi atau makan.

“Sering berdiam diri di kamar dan jarang ngobrol dengan siapa pun. Kita tahunya hanya saat mandi atau makan,” kata Ali.

Menurut Ali, korban yang diketahui mahasiswa semester akhir itu, terakhir kali tampak terlihat dua minggu yang lalu.

“Tapi sejak Jumat kemarin, tercium bau bangkai yang menyengat, ternyata baru tahu Mas Angga sudah meninggal ini,” katanya.

Baca Juga  Tindak Lanjuti Biaya Persalinan, Dinkes Nyatakan Data Tak Terdaftar di RS

“Kalau kata polisi, mayat korban ini sudah meninggal sekitar 4 hari atau semingguan,” sambungnya

Dari pantauan di lokasi kos-kosan tanpa induk semang ini, ada 16 kamar yang sudah terisi semua. Kosan khusus laki-laki itu masuk ke dalam gang kecil, dan kamar korban berada di lantai 1 dekat parkiran motor.

Diketahui juga, situasi tempat kos-kosan sepi karena saat ini sedang libur kuliah. Para penghuninya banyak yang pulang ke rumah masing-masing.

Menurut Kapolsek Sumbersari Faruk Mustafa Kamil, korban saat ini sudah dievakuasi ke Kamar Mayat RSD dr. Soebandi.

“Sembari menunggu pihak keluarga, apakah nantinya akan di otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya,” kata Faruk. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaBeberapa kali Diundang Mangkir, Bupati Faida Tiba-Tiba Datangi DPRD Jember
Berita berikutnyaLewat Takjub Akbar 2020, BNI Syariah Fasilitasi Millenial untuk Berhijrah

Tinggalkan Balasan