SURABAYA, Kabarjatim.id-
Temuan bayi dalam kardus dan disimpan dalam sebuah tas gegerkan warga Simorejosari A, Surabaya, Sabtu 23 Februai 2019 sekira jam 06.00 WIB.

Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan warga sekitar di lahan kosong depan gudang Simorejosari A No. 01 C dan diduga baru saja dilahirkan.

Adalah Abdul Basit (40), dan Isantio Budi Gartoni (49), warga setempat yang kali pertama menemukan bayi yang sudah dalam keadaan meninggal dan sengaja dibuang itu.

Pada pukul 06.15 WIB, Abdul melihat ada tas berwarna hitam yang berada di pinggir jalan yang berada di sebelah jalan di lahan kosong.

Bersama Budi, begitu keduanya melihat ada tas hitam berwarna hitam tersebut curiga dan berniat membuka isi tas itu.

Baca Juga  Curi Motor Bawa Mobil, Pelakunya Ternyata Residivis

Setelah dibuka, ternyata berisikan mayat seorang bayi laki-laki yang telah di bungkus kain berwarna hijau kuning yang di perkirakan baru lahir.

Loading...

Pada bayi itu juga masih ada ari-ari tali pusar yang masih menempel di perut bayi. Temuan itu lalu dilaporkan ke Polisi.

Tim Inavis Polrestabes Surabaya yang datang kelokasi kejadian dan mengidentivikasi jenasah bayi, lalu di bawa ke Rs. Dr. Soetomo Surabaya untuk di lakukan otopsi lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Rokib membenarkan tentang adanya penemuan bayi laki-laki yang sudah meninggal dunia tersebut.

Petugas sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi dan saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh unit Reskrim.

Baca Juga  Ormas dan LSM Harus Mengawal Pembangunan di Kabupaten Jember

“Kita akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan mengetahui siapa pembuang bayi yang malang tersebut,” tutup Rokib, Sabtu (23/3/2019).

Teks foto : Jasad bayi laki-laki.

Reporter : Ekoyono
Editor : Budi

Loading...
Berita sebelumyaMus Mulyadi, Buron Korupsi Biaya Perjalanan Dinas Khusus dari APBD Kutai Kartanegara Diringkus
Berita berikutnyaInilah Enam Poin Amanat Serentak Menkopolhukam Yang Dibacakan Oleh Kapolsek Trucuk

Tinggalkan Balasan