Jaring Bibit Atlet, Dispora Bojonegoro Gelar Lomba Lari Maraton

42

BOJONEGORO (Kabarjawatimur.com) – Sisir bibit atlet di bidang atletik, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro menggelar lomba lari maraton Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban (TBT). Sabtu (25/03/2022).

Perlombaan lari 10 KM yang diikuti sebanyak 335 peserta tersebut, mengambil start di Lapangan Rondo Kuning, Desa Pesen, Kecamatan Kanor menuju garis finish di Jembatan TBT.

Kegiatan bertajuk Saatnya Bojonegoro #CETAKJUARA dengan tagline kegiatan “Kami Sehat, Bojonegoro Sehat” ini dihadiri Forkopimda Bojonegoro, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Asda, Ka OPD, Dirut RSUD, Ketua KONI, Ketua Pasi, Dirut PT ADS dan para tamu undangan.

Peserta dilepas di titik start secara langsung oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah didampingi Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arm Arif Yudo Purwanto dan Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bojonegoro mengatakan, perlombaan sengaja dilaksanakan di Jembatan TBT, agar masyarakat khususnya yang bukan dari Kecamatan Kanor mengetahui, bahwa kawasan Tuban melalui Desa Ngadirejo menuju Desa Semambung, Kecamatan Kanor kini telah terhubung.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan impact terhadap pembangunan dan juga pada sektor ekonomi, sosial, ataupun budaya,” kata Bupati.

Baca Juga  Hari Raya Waisak, PDIP Surabaya: Perkuat Tekad Tebar Kebaikan di Kota Pahlawan

Selanjutnya dijelaskan, peserta dibatasi usia dengan harapan bukan hanya sekadar mendapatkan juara, namun dapat mencetak bibit atlet yang dapat berprestasi di daerah, nasional, hingga internasional.

“Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga sedang menyiapkan anggaran untuk atlet-atlet muda melalui K-POB, diharapkan Dispora dapat menyisir potensi para atlet. Selain bidang insfrastruktur, bidang olahraga juga kita dorong untuk berprestasi dan mempromosikan Bojonegoro,” tutur Bupati dalam sambutan di titik finish.

Bupati Bojonegoro juga turut berterima kasih kepada para OPD yang men-support acara dan berharap menjadi ikhtiar keberkahan di bidang olahraga. Pihaknya juga berpesan untuk merawat Jembatan TBT yang merupakan aset negara agar awet untuk bisa memberikan kontribusi di segala sektor.

Sementara itu, Ketua Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Amir Syahid dalam laporannya menuturkan, kegiatan lomba maraton merupakan program Dinpora tahun 2022 untuk mendeteksi potensi atlet di Kabupaten Bojonegoro, khususnya atletik di tingkat regional maupun nasional. Peserta merupakan atlet atletik dari Kabupaten Bojonegoro yang berusia 16 hingga 30 tahun.

Baca Juga  Upacara Peringatan Hardiknas, Bojonegoro Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka

“Semua peserta berasal dari warga Bojonegoro yang sudah tervaksin minimal dosis kedua. Hadiah juara 1 sepeda motor Kawasaki KLX, hadiah juara 2 laptop untuk kebutuhan sehari-hari, juara 3 handphone, juara 4 hingga 6 handphone, juara 7 hingga 10 mendapatkan sepeda gunung,” terangnya.

Adapun daftar nama pemenang Lomba Maraton 10 KM Jembatan Terusan Bojonegoro Tuban adalah sebagai berikut :

Loading...

Juara 1 M. KHOIRUL ZUKRON, asal Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem.

Juara 2 TAUFIK HIDAYAT, Desa Cendono, Kecamatan Padangan.

Juara 3 INDRA SUSILA UTAMA, Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk.

Juara 4 ALAM LAKSANA NEGARA, Ds Jala’an Kecamatan Padangan.

Juara 5 MI’ROJUL RIDWAN, Ds Pengkok Kecamatan Padangan.

Juara 6 M. ARIS MAULANA, Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem.

Juara 7 DIKA SAPUTRA, Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu.

Juara 8 NOVA ADITYA PRANATA, Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu.

Juara 9 YEFTA NIPAY, Koramil Kapas, Kecamatan Kapas.

Juara 10 NICO CANDRA PRATAMA, Kecamatan Kedewan.

Reporter : Pradah Tri W

Bupati Bojonegoro saat memberikan sambutan
Loading...
Artikulli paraprakHendak Pesta Dalam Kamar, Dua Wanita Diamankan Polisi
Artikulli tjetërTerobsesi Porno, Pekerja Proyek Rekam Wanita Mandi

Tinggalkan Balasan