Jalur Tengkorak Kembali Telan Korban

21

BOJONEGORO(Kabarjawatimur.com),-Kembali terjadi kecelakaan lalu lintas antara 2 sepeda motor pada Jumat (06/01/2017) siang sekira pukul 11.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi di Jalan PUK Kecamatan Balen-Sugihwaras, Dusun Bujel Desa Suwaloh RT 18 RW 02 Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Vega ZR bernomor polisi S 3341 DQ warna merah putih yang dikendarai Alfina Dara (16), pelajar asal Desa Tegalkodo RT 04 RW 01 Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro.

Sedangkan lawannya, sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S 6140 DO warna merah dikendarai Bambang Sugianto (40), beralamat di Desa Kenep RT 19 RW 03 Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Saat kejadian dia memboncengkan anaknya, Ega Yulia Farika Sari (17)

Baca Juga  Dari Pendopo Malowopati, Bupati Bojonegoro Berangkatkan Calon Jamaah Haji

Menurut keterangan saksi, kejadian bermula kedua kendaraan sama-sama dari arah selatan ke utara. Sesampainya di TKP, kendaraan Yamaha Vega yang membawa karangan bunga kematian mendahului kendaraan Honda Beat.

Namun sayangnya, tanpa disengaja karangan bunga itu nyangkut di stir Honda Beat, hingga akhirnya oleng ke kiri dan kemudian terjatuh.

Loading...

Parahnya lagi, sebelum jatuh Honda Beat sempat menabrak seorang pejalan kaki bernama Imam Safi’i (30), warga Desa/Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban.

“Setelah itu ternyata pengendara sepeda motor Yamaha Vega melarikan diri ke arah utara, dan dikejar oleh warga sekitar,” ujar Kapolsek Balen AKP Rasito.

Akibat kejadian tersebut pengendara motor Honda Beat mengalami luka lecet pada tangan dan kaki.

Baca Juga  Ada Dugaan Korupsi Pilwali di KPU, Kasusnya Diselidiki Polisi

Sedangkan anaknya yang dibonceng mengalami patah kaki kanan dan dirawat di RSIM Sumberrejo.

“Untuk pejalan kaki mengalami luka pada kepala dan dirawat di Puskesmas Balen,” imbuhnya.

Pada tindakan awal ditangani oleh petugas Polsek Balen. Selanjutnya kejadian tersebut diserahkan penanganannya kepada petugas Pos Lantas Sumberrejo.

Seringnya terjadi kecelakaan di wilayahnya, AKP Rasito kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam berkendara.

Selain itu juga meminta para orangtua agar melarang anaknya yang belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor. Sebab akan membahayakan dirinya sendiri dan orang lain.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan menjadi kebutuhan,” pesannya.

Reporter: Agus Supriyadi, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPenambangan Pasir Mekanik Kembali Marak
Artikulli tjetërTak Kooperatif, Tersangka Penipuan Ditahan

Tinggalkan Balasan