Jadi Member MeMiles, Keluarga Cendana Akan Dipanggil Polda Jatim

18
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Kasus investasi Illegal milik PT. KAM And KAM, terus dikembangkan oleh Direskrimsus Polda Jatim.

Jika sebelumny sudah memeriksa beberapa saksi juga member bahkan dari kalangan artis serta menetapkan beberapa tersangkanya.

Para tersangkanya itu diantaranya, Martin Luisa alias Dr Eva (54) yang merupakan Master marketing Memiles dan Prima Hendika S.Kom, (22) yang merupakan Kepala IT PT. KAM And KAM.

Terbaru, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gideon Arif, Kabid Humas Kombes Pol Trunoyudo memberikan keterangan pers terkait perkembangan penyidikan investasi bodong Memiles.

Ditreskrimsus Polda Jatim saat ini juga sudah menahan tersangka berinisial W, yang banyak tahu tentang bisnis investasi ilegal PT Kam And Kam yang berkudukan di Jakarta.

Baca Juga  RS Dr. Sutomo Terbakar, Sempat Panikkan Pengunjung
Loading...

“Tersangka W ini mengetahui tentang siapa saja yang dapat Reward dari MeMiles sekaligus bagian pengadaan di bisnis investasi illegal tersebut,” sebut Kapolda, Kamis (16/1/2020).

Lanjut Luki, delain W, tim penyidik juga akan memanggil keluarga Cendana yang berinisial AHS. Dia dan dua keluarga lainnya diketahui diketahui menjadi member MeMiles dan mendapatkan Reward dua mobil.

“Untuk menuntaskan kasus itu, tim penyidik juga bekerjasama dengan pihak Bank, yang tujuannya untuk mengetahui aliran dana kasus MeMiles,” tambahnya.

Luki juga menegaskan, barang bukti uang yang diamankan nantinya akan dikembalikan kepada member atau yang menjadi korban kasus investasi ilegal MeMiles.

Sementara barang bukti yang hingga saat ini sudah disita oleh Polda Jatim ada senilai senilai 200 Milyar berupa uang dan juga barang-barang. (*)

Baca Juga  Justice Colaborator Pasar Manggisan Divonis 5 Tahun Penjara, Istri: Tidak Adil, Suami Saya Dikorbankan

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan