Jadi Kurir Kunti, Pengangguran di Surabaya Ditangkap Polisi

211
Pelaku dan barang bukti yang diamankan Polrestabes Surabaya

SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)-Ranjau Diarea Kunti, pria berinisial KM, pengangguran asal Jalan Simo Pomahan Baru Sawah, Sukomanunggal Surabaya ditangkap Polisi Surabaya.

Pelaku berusia 46 tahun itu diamankan terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu atau menjadi pengedar.

Tersangka ini dibekuk, Sabtu 04 Juni 2022 sekira pukul 14.00 WIB, didalam rumah di Simo Pomahan Baru Sawah. Usai Tersangka KM diamankan, kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang buktinya

“Petugas kita menemukan 4 bungkus plastik klip berisi Kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor total yaitu + 313,05 gram,” jelas AKBP Daniel Marunduri, Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Senin (27/6/2022).

Selain sabu, anggota juga mengamankan barang bukti lain seperti, timbangan elektrik, 4 bendel plastic klip, kotak plastik, 2 buku catatan penjualan, handphone merk Oppo dan sepeda motor merk Yamaha Lexi, warna merah.

Loading...
Baca Juga  Pendidikan Akhlak Sebagai Perioritas MTs Plus Nabawi Kedungadem

Tersangka KM mengaku bahwa mendapatkan barang awalnya sebanyak 800 (delapan ratus) gram tersebut dari AD (DPO) dengan cara mengambil ranjau pada, Rabu 25 Mei 2022 sekira pukul 19.30 Wib di Jalan Simolawang Baru Surabaya dekat Kunti.

“Dia mengaku menerima perintah untuk menjual dari AD sudah 2 kali dan sudah pernah mendapatkan komisi berupa uang sebesar Rp. 3.000.000,” pungkas Daniel.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya tersebut saat ini memerintahkan anggota guna mencari tahu keberadaan AD untuk dilakukan penangkapan setelah dinyatakan buron.(*)

Tersangka akan dijerat tindak pidana
Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika dan kini sudah mendekam dalam penjara.(*)

Baca Juga  Sebanyak 22 Partai di Jember, Hari Ini Sosialisasi Tahapan Pemilu dari KPU RI

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakApes, Usai Kirim Air Mineral Disergap Polisi
Artikulli tjetërEmak Emak di Jatim Bilang Ganjar Keren

Tinggalkan Balasan