Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kosong, DPRD Bojonegoro Harapkan Segera Diisi

91

Bojonegoro, (kabarjawatimur.com) – Pemkab Bojonegoro menggelar asesmen diikuti tujuh pejabat eselon II, terkait kekosongan jabatan kepala dinas pendidikan (Kadisdik) bakal segera diisi. Rabu (11/05/2022). Dan hasilnya akan digunakan mengisi jabatan Kadisdik melalui jalur mutasi.

Kekosongan jabatan Kadisdik terjadi setahun terakhir Hingga kini diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Saat ini, Plt Kadisdik dijabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Yayan Rohman. Yayan akan menjabat Plt Kadisdik selama tiga bulan ke depan.

Pj Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro Aan Syahbana mengatakan, peserta hanya tujuh pejabat karena hanya itu yang masa berlaku asesmennya habis. Pejabat eselon lainnya asesmen masih berlaku. Masa berlaku asesmen hanya dua tahun.

Baca Juga  Kapolsek Baru Harapkan Kekompakan Layani Masyarakat Kedungadem

“Jika sudah digunakan, maka untuk bisa ikut mutasi dan seleksi jabatan harus ikut asesmen lagi,” jelasnya.

Hasil asesmen itu digunakan mutasi. Tetapi bukan hanya mengisi jabatan Kadisdik, Pemkab juga akan melakukan mutasi sejumlah jabatan eselon lainnya. Selain Kadisdik, ada satu lagi jabatan kosong, yaitu kepala dinas perpustakaan dan kearsipan.

Loading...

Tahapan asesmen itu cukup panjang. Setelah itu hasilnya akan dikirimkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Selanjutnya, KASN menerbitkan rekomendasi.

“Baru setelah Itu hasil asesmen bisa digunakan untuk mutasi,” jelasnya.

Yang akan diisi melalui mutasi nantinya hanya disdik. Sedangkan dinas perpustakaan dan kearsipan akan diisi dari hasil lelang jabatan. Sebab, hasil lelang jabatan tahun lalu dinas perpustakaan dan kearsipan menghasilkan tiga nama.

Baca Juga  Geliat Kampoeng Thengul, Lestarikan Seni Khas Bojonegoro

Ketua DPRD Bojongoro Abdulloh Umar mengharapkan, jabatan kepala dinas kosong bisa segera diisi. Tanpa kepala dinas, kinerja OPD tidak akan maksimal.

“Apalagi pendidikan yang tugasnya cukup banyak,” jelasnya.

Umar meminta pemkab segera menyelesaikan kekosongan jabatan itu. Sehingga, kinerja OPD bisa terus membaik.

Sementara pada kesempatan lain, Sekretaris Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto mengatakan, Pemkab segera mengisi jabatan Kadisdik. Terlalu lama kosong, akan berpengaruh terhadap kinerja OPD yang membidangi pendidikan itu.

‘’Jangan terus diisi Plt. Kalau bisa harus secepatnya diisi kepala dinas definitif,’’ ujarnya. (*)

Reporter: Aziz

Loading...
Artikulli paraprakPemkab Lamongan Fasilitasi Mudik Gratis
Artikulli tjetërHari Perawat Internasional, Bojonegoro Capai Predikat Universal Health Coverage

Tinggalkan Balasan