Izzul Ashlah Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua PC GP Ansor Jember

Perwakilan PW GP Ansor Jember saat menyerahkan hasil Konfercab kepada Ketua terpilih Izzul Ashlah

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Salah satu badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama Kabupaten Jember, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor(PC GP Ansor) Kabupaten Jember, hari Minggu siang (24/1/2021) mengelar Konferensi Cabang (Konfercab) XIII di Mako PC GP Ansor Jember, Jalan Danau Toba, Sumbersari.

Setelah melalui proses sidang pemilihan ketua, yang dipimpin oleh dua orang perwakilan dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur, terpilih Izzul Ashlah sebagai Ketua PC GP Ansor Jember untuk masa khidmat 2021-2025.

Izzul terpilih setelah hanya dirinya saja yang mencalonkan diri sebagai ketua, sehingga diputuskan oleh pimpinan sidang Muhammad Jakfar Shodiq, Izzul ditetapkan secara aklamasi menjadi ketua.”Karena hanya satu yang mencalonkan diri maka diputuskan saudara Izzul Ashlah dipilih secara aklamasi sebagai Ketua PC GP Ansor Jember untuk masa khidmat 2021-2025,”tegas Muhammad Jakfar Shodiq.

Izzul menggantikan Ayub Junaedi yang telah menjadi Ketua GP Ansor Jember dua periode.

Sebelumnya Konfercab Ansor Jember telah dilakukan bulan Oktober 2020, namun hasilnya tidak diakui oleh PW Ansor Jatim.

Loading...

Mochammad Jakfar Shodiq Wakil ketua Bidang Organisasi PW Ansor Jatim mengatakan konfercab sebelumnya hanya bersifat konsolidasi.”Tidak ada konfercab pengulangan namun konfercab ini untuk meluruskan dan bagian dari amanat dari pimpinan pusat (GP Ansor Pusat) melakukan konfercab sebagaimana ketentuan organisasi,” katanya.

Sementara itu Izzul mengatakan salah satu program kerja yang akan dilakukannya adalah melakukan pemberdayaan ekonomi anggotanya.

Pria berusia 32 tahun ini juga siap mendukung Bupati dan Wakil Bupati Jember terpilih nanti.”Bukan dukungan politik praktis tapi sebagai civil society,”katanya.

Bupati terpilih menurutnya harus segera memperbaiki segala kekacauan yang telah terjadi selama ini. Hendy Siswanto-Gus Firjaun, jangan lagi menebarkan bansos (bantuan sosial) seperti dilakukan bupati saat ini.

”Jangan berbasis bansos lah karena berbasis bansos (ibaratnya) hanya memberikan ikan. Mari kita gali permasalahan mendasar di Jember itu seperti apa, kita tidak butuh kebijakan ‘gimick’,” pungkasnya.

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaGrebek Kamar Kos Sambisari Surabaya, Polisi Amankan Ribuan Pil Koplo
Berita berikutnyaWarga Surabaya, Hajar Pelaku Curi Motor Asal Camplong Sampang

Tinggalkan Balasan