ISUN Komitmen Dukung Yusuf-Riza

Yusuf Widyatmoko dihadapan seniman Banyuwangi

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – ISUN (Insan Seni Uwong Netral) dan Seniman Banyuwangi Bersatu berkomitmen mendukung serta memenangkan pasangan calon (Paslon) Yusuf Widyatmoko-KH. Muhammad Riza Azizi dalam Pilbup Banyuwangi.

ISUN merupakan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) yang terdiri dari pekerja dan pelaku seni budaya, pemusik, pemain janger, jaranan, penyanyi, event organizer, jasa sound system dan sewa terop yang gabung jadi satu di Bumi Blambangan.

Gito, selaku ketua panitia mengatakan, seniman seribu persen tidak akan terjun di dunia politik, namun seribu persen seniman terlibat dalam kegiatan politik. Hanya yang diinginkan para seniman, ada gerakan perubahan di Banyuwangi.

“Kami bukan relawan yang membentuk sebuah posko, tetapi kita terus ikut bergerak untuk mencapai target perubahan Banyuwangi. Tujuan kami bukan untuk finansial, melainkan pengakuan kebersamaan antara ISUN dan Paslon 01 yang patut kita dukung,” tegas Gito dihadapan para seniman.

Loading...

Acara ini digelar di kediaman KH. Ali Makki Zaini atau Gus Makki, Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono. Bahkan, artis top papan atas Banyuwangi. Mulai dari Koming (Pencipta Lagu Using), Reny Farida, Catur Arum, Demy, Sumiati, Novi, Nanda Feraro, Mahesa dan sejumlah artis lokal lainnya.

Bahkan, acara tersebut juga dikemas dengan penandatanganan fakta kesepakatan Ormas ISUN dan Paslon 01, pihak pertama oleh Calon Bupati (Cabup) Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko atau Mas Yusuf.

Ditujunjuk sebagai saksi, Gus Makki saksi pertama dan Michael Edy Hariyanto saksi kedua, beserta sejumlah seniman yang menjadi pihak kedua.

Sebelum penandatanganan, Koming membacakan sejumlah pasal dalam perjanjian yang intinya tentang kesejahteraan seniman di hadapan para hadirin.

Mas Yusuf mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi para seniman. Pihaknya sangat berterimakasih dengan keseriusan dukungan ini.

“Kesimpulannya, semua pelaku seni dan budaya juga menginginkan perubahan. Perubahan kami merupakan merubah sistem pemerintahan yang buruk, namun tetap menjalankan sistem yang baik,” tegas Mas Yusuf.

Gus Makki selaku tuan rumah yang juga pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, ditunjuk mengisi tausiah. Dalam tausyiahnya, Gus Maki mengatakan bahwa seni itu merubah dari yang kasar menjadi lembut.

“Mari kita menjadi seniman Indonesia, sesuai bidang seni itu sendiri. Saya hanya berpesan, untuk meniadakan money politik. Jangan sampai kita disamakan dengan kambing yang dapat dibeli dengan uang, masak harga suara kita lebih murah daripada seekor kambing,” ujarnya.

Selain itu, KH. Masykur Ali, tokoh ulama NU Banyuwangi, mengatakan komitmen Mas Yusuf-Gus Riza, untuk melakukan pemerintahan yang bersih jika diberi amanah ini patut didukung.

“Saya tahu Mas Yusuf, dia orangnya jujur. Lihat saja selama 10 tahun menjadi Wakil Bupati Banyuwangi, dia tetap merakyat dan tidak mewah-mewahan. Apalagi Gus Riza yang sudah kita tahui memiliki ilmu keagamaan yang tinggi, sebagai putra dari Ponpes terbesar di Banyuwangi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, nomer urut 1 paslon Yusuf Widyatmoko akan bergandeng dengan KH. Muhammad Riza Aziziy. Mereka diusung Partai PKB, Demokrat, Golkar, PKS, serta Partai Non Parlemen lainnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Berita sebelumyaKalah Balapan Sepeda Angin Main Keroyok, Korban di Celurit
Berita berikutnyaSekapuk Gresik Sabet Juara I Desa Brilian se-Indonesia

Tinggalkan Balasan