Istri Sedang Hamil, Suami Dipenjara Ditembak Pula

1912
Pelaku diapit Kapolsek Genteng dan Kanit Reskrim

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Meski sudah pernah mendekam dalam penjara karena kasus pencurian, tak membuat pria Surabaya ini kapok.

Sebelumnya, sopir angkot ini dibekuk oleh Polsek Genteng Surabaya karena mencuri kabel dan di penjara. Kini pria yang mempunyai istri sedang hamil 6 bulan ini kembali dibekuk karena mencuri motor.

Bukan hanya ditangkap, pelaku bernama, Holil (35) warga Jalan Kebon Dalem Gg. IX Surabaya itu ditembak pada bagian kaki karena mencoba kabur saat dibekuk.

Pengakuannya, Holil nekat mencuri motor dan rencana uang penjualan digunakan untuk biaya istri melahirkan. “Mencuri sudah tiga kali, rencana buat biaya istri melahirkan,” aku pelaku.

Kapolsek Genteng AKP Hendry Kennedy mengatakan, saat kejadian, Jum’at 11 September 2020, sekira jam 20.00 WIB di depan Apotik Kimia Farma Jalan Pecindilan Surabaya terjadi Pencurian Dengan Pemberatan ( Curanmor R-2).

Baca Juga  Dipecat Saat Pandemi, Pria Asal Kemayoran Mencuri, Aksi Pertama Curi Motor Bebek
Loading...

Korbannya, Mus dan sepeda motor diparkir ditinggal berjualan bua. Lalu mengetahui 2 orang laki-laki yang kedapatan melakukan pencurian sepeda motor milik korban.

“Spontqn korban berteriak dengan kata-kata ” Maling maling ” namun tidak jauh dari kejadian perkara (TKP) ada anggota reskrim Polsek Genteng yang sedang melaksanakan kring serse,” kata Hendry, Kamis (15/10/2020).

Anggota yang mendengar teriakan tersebut selanjutnya melakukan penangkapan dan berhasil berhasil menangkap salah satu pelaku yang bernama Holil dan teman pelaku yang mengendarai sepeda motor scopy warna merah melarikan diri.

“Disayangkan, ketika dikeler untuk menunjukkan lokasi lain dia kabur sehingga ditindak tegas dengan tembakan dibagian kaki,” tambah Kapolsek.

Baca Juga  Wanita 57 Tahun Dianiaya Dalam Rumah, Pelaku: Saya Butuh Uang

Barang bukti yang diamankan, 1 unit sepeda motor Yamaha N Max, tahun 2018, warna hitam, Nopol L 5621 SG.

Pelaku akan dijerat Pasal pencurian dengan pemberatan (Curanmor R-2) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun.(*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan