Ismail: Pencabutan Subsidi PLN Tak Tepat

21
H Ismail

PAMEKASAN  (kabarjawatimur.com)- Pencabutan subsidi bagi pelanggan PLN dari daya 900 VA mulai per Januari 2017 dinilai merupakan kebijakan yang tidak tepat untuk diterapkan pada saat ini. Sebab hampir semua kebutuhan masyarakat sedang mengalami kenaikan.

Wakil Rakyat DPRD Kabupaten Pamekasan yang juga Ketua Komisi I Ismail, SH angkat bicara terkait dicabutnya subsidi listrik oleh pemerintah untuk golongan 900 VA. Pihaknya sangat tidak setuju dengan program pemerintah sekarang.

Loading...

“Melihat kondisi ekonomi kita yang sangat memprihatinkan, dengan dicabutnya subsidi liatrik ini akan berdampak pada masyarakat yang tidak mampu, karena dengan daya 900 VA itu saya yakin itu merupakan masyarakat dengan ekonomi kebawah”, katanya. Jum’at (6/1).

Baca Juga  Bupati Jember Minta Semua OPD Bergerak Demi Wujudkan KLA

Ditegaskannya, pemerintah harus meninjau ulang dan mengevaluasi kembali rencana pencabutan subsidi untuk golongan 900 VA, karena nanti akan berdampak pada meningkatnya persoalan kemiskinan.

Mengawali tahun 2017 pemerintah banyak menaikkan beban masyarakat diantaranya PNBP kendaraan bermotor dan naiknya harga BBM sejak kemarin sudah sangat memberatkan bagi rakyat.

Politisi dari Partai Demokrat ini berharap agar subsidi ini tidak dicabut oleh pemerintah. “Karena ini akan memperparah kemiskinan di Indonesia,” pungkasnya

Reporter: Andy K, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakGara-Gara Obat Nyamuk, Warung Terbakar
Artikulli tjetërMain Game Diganggu, Sulut Rokok ke Anak Pemilik Warnet

Tinggalkan Balasan