Inovasi Gadis Remo Kangen Jadi strategi Jitu TPID Jatim

20
Sinergitas, Inovasikan strategi 5 Pilar Gadis Remo Kangen hadapi tantangan inflasi daerah

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Inovasi teknologi dalam mengantisipasi anomali Iklim ElNino, Tim Pengenldalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur persiapkan program pengendalian inflasi dari sisi produksi lwat strategi program Gadis Remo Kangen.

Diantaranya, teknologi efisiensi dan konservasi air, pengembangan varietas tahan kekeringan, SRI (System Rice Intencificaton), bantuan benih, pupuk dan alsintan dan penguatan produksi serta daya saing petani melalui cooperative farming.

Upaya ini, menurut wakil sekretaris TPID Jatim, Budi Widihartanto mengatakan bahwa pentingnya inovasi juga menjadi bagian sinergitas TPID antar provinsi dalam memperkuat strategi pengendalian Inflasi daerah.

“Inovasi dalam menyikapi berbagai tantangan inflasi yang semakin kompleks melalui berbagai program ini mengacu pada 5 strategi utama TPID Jawa Timur,” jelasnya, Minggu (02/10/2016).

Adapun 5 pilar strategi diimplementasikan dalam penguatan kelembagaan, produksi, distribusi dan konektifitas, regulasi dan monitoring, kajian dan informasi, serta Pengendalian Ekspektasi atau bisa sebagai lafal program disingkat GADIS REMO KANGEN.

Sinergi program Gadis Remo Kangen ini dilakukan bersama TPID Provinsi Jawa Timur, TPID Provinsi Sumatera Utara dan 33 TPID Kabupaten/Kota di Wilayah

Provinsi Sumatera, TPID Provinsi Bali, TPID Kabupaten Klungkung, TPID Provinsi Balikpapan, TPID Kabupaten Penajam Paser Utara dan TPID Kabupaten Paser, melaksanakan Rapat Koordinasi TPID Antar Provinsi dalam rangka Capacity Building dan Penguatan Sinergi Antar TPID Provinsi Dalam Mengawal Inflasi Daerah.

Baca Juga  Gubernur Khofifah Nyatakan Bojonegoro Miliki Desa Mandiri Terbanyak Se- Jatim

Lebih lanjut dikatakan Budi, hingga tahun 2016, jumlah kelompok cooperative farming di Jawa Timur adalah sebanyak 164 kelompok. Meliputi pengembangan

Taman Teknologi Pertanian (TTP) sebagai sarana penerapan teknologi ke sektor agraris guna dalam mendorong peningkatan produktivitas di sektor pertanian.

Loading...

Langkah penguatan infrastruktur ini melalui pompanisasi dan teknologi hemat air untuk penganggulangan kekeringan, optimalisasi pemanfaatan sumberdaya air alternatif (embung, sumur air tanah dangkal/dalam, sungai, sumur pantek, dll), dan pengaplikasian teknologi irigas intermitten.

Dan kemitraan sapi ternak sebagai salah satu bentuk terobosan untuk menjaga kesinambungan pasokan daging di Jawa Timur. Sementara dari sisi penguatan kelembagaan, distribusi dan konektivitas, TPID Jawa Timur terus mendorong penguatan kerjasama antar daerah.

“Tahap awal kerjasama antar daerah dilakukan antara BUMD Provinsi dengan lembaga di kabupaten/kota yang bergerak di sektor agro, seperti Koperasi, BUMDesa, ataupun langsung ke Gapoktan dalam rangka menjaga stabilitas harga baik di level produsen maupun konsumen,” bebernya.

Baca Juga  Bupati Jember Minta Semua OPD Bergerak Demi Wujudkan KLA

Tak hanya itu, Budi menambahkan peran koordinasi Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah yang terjaga sangat baik merupakan kunci utama terlaksananya berbagai program pengendalian inflasi.

“Program yang diiniasi oleh TPID Provinsi Jawa Timur ini diharapkan dapat merealisasi dan dapat terimplementasi serta termanifestasikan dalam pencapaian inflasi Jawa Timur yang relatif rendah dan stabil.,” tutupnya.

Pengendalian Ekspektasi dan rapat koordinasi antar provinsi ini dinilai sangat positif karena dapat menjadi sarana diskusi lintas TPID untuk saling bertukar informasi mengenai upaya pengendalian inflasi di masing-masing daerah.

Selain itu, kegiatan juga menjadi cerminan menguatnya semangat kerjasama antar daerah dalam upaya mengawal inflasi yang stabil dan terkendali. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak terlalu khawatir dan panik dalam merespon isu-isu terkait gejolak harga komoditas, karena seluruh instansi di jajaran pemerintah telah sangat concern dan senantiasa akan terus bersinergi dalam mengawal terjaganya stabilitas harga.

Penulis : Jefri Yulianto
Editor : Budi
Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakLubangi Atap, Bobol Indomaret
Artikulli tjetërDisekap, Dijadikan Kurir Sabu

Tinggalkan Balasan