Inovasi Bojonegoro, Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan Segera Disalurkan

95

Bojonegoro, (kabarjawatimur.com) – Dalam rapat paripurna yang di gelar di ruang paripurna gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro pada hari Rabu (13/07/2022) malam, dibahas tentang Raperda Dana abadi pendidikan berkelanjutan serta kesepakatan terkait Raperda tersebut oleh Pemkab dan DPRD Bojonegoro.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, serta dihadiri oleh Bupati bojonegoro, segenap pimpinan dan anggota DPRD Bojonegoro, Forkopimda, Sekretaris Daerah dan jajaran Eksekutif, Sekretaris DPRD dan jajaranya, Polres, Kodim, serta tamu undangan.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menjelaskan, Pemkab telah mengusulkan Raperda dana abadi pendidikan berkelanjutan sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) bagi masyarakat Bojonegoro. Sebagai syarat dari pembentukanya adalah danaabadi adalah sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) yang tinggi.

Baca Juga  Bayi Perempuan Baru Lahir Dibuang di Pantai Kenjeran

“Empat Tahun terahir silpa mencapai 2 triliun, dana bagi hasil migas bumi merupakan kontribusi terbesar.” ungkap Bupati.

Dilanjutkanya, bahwa dana abadi termasuk bentuk keseriusan komitmen Pemkab Bojonegoro, dalam proses pengelolaan sumberdaya alam untuk kemaslahatan masyarakat bojonegoro secara berkelanjutan.

Loading...

“Untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) tangguh, unggul dimasa depan melalui dana pendidikan yang berkelanjutan”. tuturnya

Anggaran dana pendidikan berkelanjutan rencana dialokasikan selama tiga tahun, yaitu ditahun 2022, 2023, 2024 sebesar Rp 3 triliun, dana tersebut akan ditempatkan pada rekening terpisah.

“Kami mohon Bapak Dewan segera memproses raperda dana abadi ini, karena masyarakat mahasiswa mahasiswi sudah antusias, kami siap diajak maraton dalam menjalankan Perda ini.” harapnya

Baca Juga  Kapolsek Baru Harapkan Kekompakan Layani Masyarakat Kedungadem

Bupati menambahkan diahir penyampaianya, mudah mudahan tahun 2022 ini bisa mulai menyalurkan dana abadi pendidikan tersebut.

Selanjutnya Ketua DPRD Bojonegoro juga selaku pimpinan rapat paripurna Abdulloh Umar menyampaikan tahapan
selanjutnya adalah penetapan raperda, lalu penyampaian nota berdasar raperda dana abadi yang baru saja disampaikan Bupati.

“Untuk tahap selanjutnya pemandangan umum fraksi, dilanjutkan jawaban dari Bupati terkait pemandangan umum fraksi dan pembentukan pansus. Baru proses pengesahan undang-undang dana abadi mulai dibahas.” terangnya

Abdullah Umar menjelaskan bahwa rangkaian tahapan pembahasan raperda sudah sesuai dengan regulasi, proses perubahan raperda ini sudah dilakukan evaluasi oleh Gubernur. (*)

Reporter: Aziz.

 

Loading...
Artikulli paraprakMahasiswa KKN-T, Diharapkan Potensi Lamongan Makin Optimal
Artikulli tjetërRutan Surabaya Terima Pelimpahan Tahanan dari KPK, Dia Bupati Probolinggo

Tinggalkan Balasan