Budayawan Banyuwangi drh. Budianto (istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Kabar duka kembali terdengar di Bumi Blambangan. Ya, salah satu penggagas atau konseptor tarian Gandrung Sewu dalam Festival Banyuwangi meninggal dunia.

Budayawan Banyuwangi drh. Budianto meninggal dunia karena covid-19, mendiang meninggal dunia, sekira pukul 15.30 WIB, Selasa (22/12/2020). Budianto wafat melawan coronarius sejak 10 hari di RSUD Blambangan Banyuwangi.

“Banyuwangi kembali kehilangan sosok budayawan yang handal. Konseptor terbaik acara massal yang ada di Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada wartawan.

PCNU Banyuwangi Turut Berduka Cita dan Bela Sungkawa

Budianto, kata Anas, merupakan budayawan yang mampu menaikkan level Gandrung menjadi atraksi yang menarik. Atas kegigihannya, tari Gandrung dikenal di Nusantara hingga dunia.

Loading...
Baca Juga  Besi Baliho Bergambar Puan Ternyata untuk Bangun Mushala

Bahkan, atas perjuangan Budianto, tari Gandrung pun mendapatkan pengakuan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

“Saya ingat beliau ini memberikan kontribusi banyak dengan tari Gandrung. Beliau konseptor tari massal di Banyuwangi,” tegasnya.

Selain tari Gandrung, kata Anas, Budianto berperan dalam pengembangan seni budaya Banyuwangi. Kiprahnya dalam dunia seni memberikan warna tersendiri bagi kesenian tradisional Banyuwangi.

“Beliau banyak berperan dalam pengembangan seni dan budaya Banyuwangi,” pungkasnya.

Meninggalnya Budianto menjadi duka bagi seniman Banyuwangi. Pria yang juga dulu pernah menjabat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata itu, telah memberikan banyak kontribusi terhadap seni dan budaya Banyuwangi.

“Meski beliau bukan asli Banyuwangi, tapi beliau memberikan warna bagi seni dan budaya. Kecintaan beliau terhadap budaya dan seni Banyuwangi mendarah daging. Sampai mengalahkan warga asli Banyuwangi sendiri,” ujar Suko Prayitno, Ketua Paguyuban Pelatih Tari Banyuwangi (Patih Senawangi).

Baca Juga  Perampok Bersenpi di Jombang, Dilumpuhkan Dengan Timah Panas

Sekedar diketahui, dalam sehari jajaran Pemkab Banyuwangi berduka, selain Budianto, pada pagi tadi salah satu dokter sekaligus Plt Direktur RSUD Genteng, dr Kurniyanto juga meninggal dunia karena COVID-19. (*)

Reporter: Rochman

 

Loading...
Berita sebelumyaHari Ibu, Faida Dituntut Minta Maaf Pendukung Kyai Muqit
Berita berikutnyaSakit Kepala Tak Kunjung Sembuh, Pria Asal Gedangan Sidayu ‘Kendat’

Tinggalkan Balasan