Inilah Dua Tradisi Sakral Dalam Sedekah Bumi Gununganyar

185

TUBAN (kabarjawatimur.com) – Sedekah Bumi merupakan sebuah upacara adat yang melambangkan rasa syukur manusia terhadap sang Pencipta atas rezeki yang diberikan melalui bumi, dan hingga saat ini tradisi tersebut masih terus dipertahankan oleh masyarakat khususnya suku Jawa.

Untuk melaksanakan prosesi sedekah bumi, setiap daerah memiliki tata cara yang berbeda sesuai tradisi dan adat istiadat masing – masing.

Wayang Kulit dan Langen Tayub merupakan bagian tradisi sedekah bumi yang ada di Desa Gununganyar Kecamatan Soko Kabupaten Tuban.

” Ini acara tahunan yang sudah menjadi tradisi seluruh masyarakat Gununganyar ” ucap Ahmad Ridwan, Kepala Desa Gununganyar. Rabu (17/10/2018).

Loading...

* Pagelaran wayang kulit di sendang Gununganyar

Pelaksanaan sedekah bumi di Desa Gununganyar mengambil hari Rabu Kliwon dalam Bulan Safar, dan dua pagelaran kesenian tersebut tidak boleh ditinggalkan.

Baca Juga  Kartini Street Food, Favorit Warga Bojonegoro

” Untuk Wayang Kulit digelar dikawasan sendang, sedangkan Langen Tayub seharusnya di Balaidesa namun karena letaknya didepan masjid jadi kita carikan tempat alternatif, yang penting tetap dilaksanakan ” terang Kades.

Saat ditanyakan apakah ada dampak tertentu jika dua tradisi tersebut ditinggalkan, Kades menjelaskan jaman dulu Desa Gununganyar pernah mengalami pagebluk atau banyak wabah penyakit menyerang hingga menyebabkan kematian saat meninggalkan tradisi itu.

” Entah kebetulan atau apa, tapi semua hal tersebut benar – benar terjadi ” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ahmad Ridwan menyampaikan selain melestarikan budaya atau tradisi, dirinya berharap dengan kegiatan sedekah bumi ini bisa membangkitkan semangat warga untuk selalu guyub rukun.

Baca Juga  Abdul Halim Terpilih Sebagai Ketua IKA UTM Periode 2022-2026

” Tradisi ini adalah wujud syukur masyarakat dan kami selaku Pemerintah Desa harus memfasilitasi, semoga kedepan seluruh warga Desa Gununganyar bisa mendapatkan rezeki yang lebih lagi dari Allah SWT ” pungkasnya.

Reporter : Pradah
Editor : Rusmiyanto

Loading...
Artikulli paraprakAkun Penyebar HOAX Tentang KPK Tangkap Bupati Blitar, Terjerat Pasal ITE
Artikulli tjetërButuh Biaya Nikah, Bapak Anak di Surabaya Kompak Nyolong

Tinggalkan Balasan