Ini Syarat Naik Kereta Api di Daop 9 Saat Masa PPKM Darurat

120
Kereta Api (Foto:Rochman/Kabarjawatimur.com)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Pada masa PPKM Darurat yang ditetapkan oleh pemerintah, KAI Daop 9 Jember akan menerapkan beberapa persyaratan khusus.

Tentunya, sesuai aturan SE Kemenhub no.42 tahun 2021, tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19.

Vice President Daop 9 Jember Broer Rizal mengatakan, mulai 5 sampai dengan 20 Juli 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh di Daop 9 Jember wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Khusus perjalanan KA Jarak Jauh, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Namun, bagi pelanggan dengan kepentingan khusus yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat menggunakan Kereta Api Jarak Jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis dan disertai surat negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku.

Untuk pelanggan di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Kemudian untuk pelanggan di bawah 5 tahun tidak diharuskan menujukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

Setiap pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Broer menjelaskan, selain dari persyaratan tersebut, operasional KA di Daop 9 Jember mengalami beberapa penyesuaian. Berikut beberapa KA yang beroperasi pada tanggal 3 s/d 20 Juli :

KA Tawangalun Relasi Ketapang – Malang Kota Lama (PP). Lalu, KA Sri Tanjung Relasi Ketapang – Lempuyangan (PP). Kemudian, KA Wijayakusuma Relasi Ketapang – Cilacap (PP). Serta, KA Probowangi Relasi Ketapang – Surabaya Gubeng (PP).

Baca Juga  Dinas PMD Bojonegoro Gelar Workshop Optimalisasi Aplikasi Siskeudes

Untuk membantu melengkapi persyaratan calon pelanggan, Daop 9 juga akan menyediakan layanan vaksinasi Covid-19 gratis di stasiun. Hal ini juga dalam rangka mendukung program vaksinasi covid-19 yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah guna memutus rantai penyebaran Covid 19.

“Layanan vaksinasi itu sendiri untuk sementara hanya ada di Stasiun Jember yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Pelayanan dimulai pukul 08.00, dan untuk saat ini kuota kami terbatas 20 pelanggan /hari,” tambah Broer.

Loading...

Persyaratan dan kriteria peserta vaksin di stasiun sebagai berikut :
Berusia 18 Tahun keatas;
Menunjukkan kode boking yang sudah dibayar atau tiket KA antar kota yang berlaku;
Memiliki KTP (NIK diperlukan pendataan dan sertifikasi vaksin);
Data paling lambat H – 1 sebelum waktu keberangkatan KA;
Bagi ibu hamil bisa mendapatkan vaksin setelah mendapat penjelasan dari petugas kesehatan dan bersedia atas pilihannya untuk di vaksin Covid 19.

Selain itu Daop 9 juga masih menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp. 85.000 di dua Stasiun, Jember dan Ketapang. Syaratnya adalah dengan menunjukkan kode booking atau tiket KA Jarak Jauh dan kartu vaksin.

“Pada saat proses boarding, petugas akan mengecek seluruh persyaratan pelanggan dengan teliti, cermat, dan tegas untuk memastikan pelanggan yang diizinkan naik kereta api benar-benar telah memenuhi syarat yang ditetapkan,” kata Broer.

Bagi pelanggan yang tidak dapat menunjukkan dokumen persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan, maka tidak diperbolehkan naik KA dan tiket akan dikembalikan 100%.

Baca Juga  Binda Korwil Jember Dampingi Dinas Kesehatan Kejar Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan Boster

Agar tercipta physical distancing, KAI hanya menjual tiket sebanyak 70% dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk KA Jarak Jauh dan 50% untuk KA Lokal. Pelanggan juga tetap wajib mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak baik saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan.

“Pada masa PPKM Darurat, KAI melakukan penyesuaian jumlah operasional Kereta Api. Hal ini ditujukan untuk mengoptimalkan pembatasan kegiatan masyarakat melalui pengurangan perjalanan Kereta Api di berbagai wilayah,” ucap Broer.

Untuk mengetahui KA yang masih beroperasi pada masa PPKM Darurat, pelanggan dapat mengeceknya melalui aplikasi KAI Access, web KAI, dan channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Bagi calon pelanggan yang telah membeli tiket namun perjalanan KA-nya dibatalkan, bea tiket akan dikembalikan 100%. Proses pembatalan dapat dilakukan sampai dengan H+30 dari tanggal yang tertera pada tiket di seluruh stasiun yang melayani penjualan tiket atau Contact Center KAI melalui WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121.

“Masyarakat yang telah membeli tiket tersebut juga akan dihubungi oleh Contact Center 121 terkait proses pembatalan tiketnya,” ujar Broer.

Info selengkapnya terkait perjalanan Kereta Api di masa PPKM Darurat, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email [email protected], dan media sosial KAI121.

“KAI mendukung penuh semua langkah yang diambil pemerintah dalam rangka menghentikan penyebaran Covid – 19 di Indonesia,” pungkas Broer. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakPenerapan Hari Pertama PPKM Darurat, Polda Jatim Berangkatkan Patroli Show Of Force
Artikulli tjetërPembunuh Tetangga Gegara Batuk Pernah Bunuh Saudara Sendiri

Tinggalkan Balasan