Ini Momen 25 Taruna AAL Korps Marinir Jalani Kursus Terjun Statik Para Dasar

64

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Sebagai calon calon Komandan Peleton Marinir, Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Korps Marinir harus disiapkan fisik, mental dan kemampuannya dengan baik, salah satunya momen ketika 25 Taruna Korps “Keris Samudera” Tingkat IV Angkatan ke-67 ini, jalani Kursus Terjun Statik Para Dasar.

Hal tersebut dikatakan Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Kursus Terjun Statik Taruna Marinir AAL Angkatan 67, Letkol Mar Wempi, M.Tr.Hanla, mewakili Gubernur AAL, Mayjend TNI (Mar) Nur Alamsyah, S. E., M.M., M. Tr (Han) saat dampingi Taruna di Pusat Latihan Khusus (Puslatsus), Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar), Kesatrian Ewa Pangalila Gunungsari, Surabaya, Sabtu (13/11).

Menurut Wempi, untuk mendukung program pendidikan Taruna Marinir AAL Tingkat 4 Angkatan 67 untuk mendapatkan keahlian Terjun Statik Para Dasar ini, Komandan Pusat Latihan Khususu (Puslatsus) Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar), Mayor Marinir Dadang Widyanto M.Tr. Opsla telah menyiapkan ramuan materi dan prakteknya.

Loading...
Baca Juga  Rektor UTM Berikan Penghargaan pada Prodi, Dosen, Tendik dan Mahasiswa Berprestasi

Salah satunya memerintahkan Lettu Marinir Bambang Sudarto, selaku Katimtih Terjun Free Fall Detasemen Pelatih Para Amfibi (Dentih Parafib), Puslatsus beserta 14 pelatih handal lainnya, untuk menangani Kursus Terjun Statik Para Dasar Taruna AAL ini.

Sebelum melaksanakan penerjunan yang sebenarnya lanjut Wempi, para Taruna Marinir AAL Angkatan 67 perlu dibekali suatu pelatihan dasar, yang disebut Ground Training.

Materi ini meliputi Binjas Para Dasar untuk penguatan Jasmani calon penerjun, kemudian teknik Exit guna familierisasi cara keluar dari pesawat, teknik mengendalikan parasute agar penerjun mampu mengendalikan parasute ke target Droping Zone, tehnik mendarat agar para penerjun bisa mendarat dengan sempurna.

“Dalam waktu 10 hari kedepan, Tim Pelatih Handal Puslatsus menyiapkan calon penerjun Taruna Marinir AAL Angkatan 67, dengan materi Ground Training di Kesatrian Ewa Pangalila Gunungsari Surabaya,” terangnya.

Baca Juga  Pembina Koperasi Terbaik se- Jatim, Gubernur Serahkan Penghargaan kepada Bupati Lamongan

Kursus Terjun Statik ini tambahnya, adalah suatu kualifikasi yang harus dimiliki oleh Taruna Marinir AAL guna menunjang penugasan di satuan yang akan datang setelah lulus dari Akademi Angkatan Laut.

Loading...
Artikulli paraprakKoarmada II Gelar Program Laut Bersih Libatkan Berbagai Elemen dan Stakeholder
Artikulli tjetërTegar Dijamin Gratis Jadi Polisi Oleh Kapolri, Siapa Dia?

Tinggalkan Balasan