Ini Hasil Visum, Pria yang Diduga Korban Pembunuhan di Banyuwangi

72

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Jenazah Andri Kuntoro (19) yang ditemukan di area dekat persawahan di Dusun Watugowok, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Banyuwangi langsung di autopsi oleh petugas di RSUD Blambangan, Banyuwangi.

Hasil visum terhadap mayat pria penuh luka tersebut diduga kuat akibat dipukul benda tumpul hingga mengalami pendarahan di dalam otak.

Pernyataan itu diungkapkan dokter forensik RSUD Blambangan Banyuwangi, dr Solahudin.

Hasil autopsi, menurutnya, ditemukan luka memar akibat benda tumpul di bagian kepala, sehingga menyebabkan pendarahan di dalam otak korban.

“Ada pendarahan di dalam otak. Diduga kematian korban karena pendarahan di dalam otak itu akibat benda tumpul. Dan juga ada luka di bagian dada,” ucap dr Solahudin di RSUD Blambangan, Kamis (20/6/2019) sore

Selain itu, di tubuh korban terdapat luka bakar, yaitu di bagian perut hingga paha korban, tangan kiri korban juga mengalami luka bakar. Bahkan, paru-paru dan jantung korban hingga gosong. Namun, masih utuh.

Baca Juga  Penjual Bubur Jenang Jadi Jambret

“Ada bagian terbakar di bagian perut hingga paha bagian depan. Yang terbakar tidak hanya perut. Tangan kiri seluruhnya terbakar juga. Paru-paru dan jantung gosong tapi utuh,” katanya.

Luka memar lainnya, juga ditemukan di pipi bagian kiri hingga kepala.

Loading...

“Ada pendarahan di dalam otak. Diduga kematian karena pendarahan itu dan juga luka di bagian dada,” tambahnya.

dr Solahudin juga menjelaskan, luka bakar di bagian perut korban menyebabkan pembengkakan. Yang memicu terjadinya proses pembusukan. Sebab, kata dia, korban didugae telah meninggal lebih dari 40 jam sejak diautopsi.

“Ada pecah menganga di area depan perut sehingga organ dalam terlihat dari luar karena terbakar. (Korban) sudah meninggal dunia lebih dari 40 jam makanya hampir membusuk,” jelasnya

Baca Juga  Generasi Bebas Stunting, Bupati Bojonegoro Harapkan Sinergisitas Semua Pihak

Sementara itu, Kapolsek Songgon AKP Bakin mengatakan, dengan selesainya proses autopsi maka jasad korban diperbolehkan untuk dibawa pulang dan disemayamkan pihak keluarga.

“Autopsi sudah selesai. Kita perbolehkan jenazah korban untuk dibawa pulang,” ujarnya

Hingga kini aparat kepolisian dari Polsek Songgon bekerja sama dengan Satuan Reserse Kriminal Polres Banyuwangi terus mengembangkan penyelidikan. Hal itu untuk mengungkap identitas terduga pelaku pembunuhan Andri Kuntoro.

“Mohon doanya. Dari luka-luka di tubuh korban berarti ada hal-hal yang harus didalami mengenai penyebab serta terduga pelakunya,” pungkas Bakin.

Berdasarkan nformasi yang didapat Kabarjawatimur.com, jenazah langsung dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat, pada Kamis (20/6/2019) sore.

Reporter: Rochman
Editor: Rizky

Loading...
Artikulli paraprakSeminggu Hilang, Warga Jember Ternyata…
Artikulli tjetërPendaftaran Kuliah Fakultas Hukum UBI Sudah di Buka, Catat Syarat Pendaftarannya

Tinggalkan Balasan