Finalis Kacong dan Cebbhing Pamekasan

PAMEKASAN, (Kabarjawatimur.com) – Ada sebanyak 10 finalis Kacong dan Cebbhing Pamekasan tahun 2020 bersaing menampilkan performa terbaiknya di hadapan juri dalam malam grand final yang digelar di Mandhepah Agung Ronggosukowati.

Ke 10 finalis Kacong Cebbhing yang berhasil maju ke babak grand final setelah berhasil menyisihkan 91 peserta lainnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dibuka secara langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Tampak hadir pula dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Pamekasan, Sekdakab Pamekasan, para pejabat dilingkungan Pemkab Pamekasan, orang tua finalis dan tamu undangan lainnya.

Bupati Pamekasan saat membuka acara mengatakan, pemilihan Kacong Cebbing ini untuk mencari putra putri terbaik Pamekasan yang akan menjadi duta wisata.

Baca Juga  Turnamen Pra Porprov, Tim Sepak Takraw Bangkalan Juara 1

Selain itu juga untuk mencari generasi muda terbaik daerah agar mencerminkan duta kebanggaan daerah serta dapat menjaga dan peduli terhadap pentingnya sektor wisata yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan di Pamekasan.

Loading...

“Sungguh Kacong Cebbhing ini menjadi bagian dari event yang selalu kita nanti-nantikan, dimana beberapa anak muda kabupaten ini sama-sama ingin berusaha menjadi yang terbaik, Putra putri terbaik yang memiliki tailent bakat, integritas, kecerdasan dan memiliki wawasan kebudayaan serta berkomitmen untuk mempromosikan Pamekasan tidah hanya di Pamekasan namun juga di dunia,” ucapnya.

Ia juga menambabkan, pemilihan Kacong Cebbhing juga diharapkan mampu menghasilkan sumber daya yang baik dan memiliki kemampuan untuk bisa berkomunikasi dengan semua stakeholder.

Baca Juga  Atasi Tipisnya Stok Darah, Personel AAL Donorkan Darah Jelang HUT Ke-76 TNI

Hal itu dilakukan menurutnya lantaran generasi bangsa ini adalah generasi yang senantiasa memiliki integritas dan kapasitas yang cukup serta memiliki komitmen untuk mencintai kebudayaannya.

“Rasa, karsa dan cipta yang melahirkan kebudayaan tentu menjadi bagian dari kebanggaan kita. Islam dan Indonesia ada sampai sekarang karena bagian dari cara mencintai kita lewat kebudayaan,” katanya.

Dalam malam grand final tersebut, Dimas Sapta Suprayogi dan Arifatul Hasanah dinobatkan sebagai Kacong Cebbhing Kabupaten Pamekasan tahun 2020.

Sementara yang menjadi runner-up pertama Nanda Miftahul Rizqi dan Desi Ratnayanti, runner-up kedua Yogie Dharmawan dan Indah Puspita sari.(*)ADV

Reporter : Baihaki

Loading...
Berita sebelumyaPemuda Pancasila, LSM, Hingga Aktivis Mahasiswa Minta Bawaslu Banyuwangi Tindak Tegas Kampanye Hitam
Berita berikutnyaPelaku Pembunuhan Sadis di Tulungagung Ditangkap

Tinggalkan Balasan