Ini Daftar Nama Korban Luka Hingga Meninggal Akibat Kecelakaan di Baluran

95

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Korban kecelakaan beruntun di Hutan Baluran yang perbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo dibawa ke puskesmas Wongsorejo dan dirujuk ke RSUD Blambangan, Banyuwangi.

Sementara, satu korban dikabarkan meninggal dunia saat masih berada di Puskesmas Wongsorejo.

Aparat kepolisian dan Jasa Raharja Banyuwangi mendata korban meninggal dunia.

Dari data itu, korban meninggal dunia atas nama Masrukah (55) warga Usman Sadar 4/9 RT. 01 RW. 02 Desa Karang Turi, Kecamatan/Kabupaten Gresik.

Korban meninggal dunia adalah Guru, ia merupakan penumpang bus II dengan mengalami cedera di kepala hingga mengakibatkan meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia di TKP. Saat ini berada di Puskesmas Wongsorejo,” ujar Bambang Purwoko, Kepala Jasa Raharja Cabang Banyuwangi kepada wartawan, pada Kamis (5/7/2019).

Sementara luka berat dialami oleh pengemudi mobil Ertiga bernopol BP 1096 ME atas nama Suwandy Sucioto (39) warga Komplek Sakura Garden II no. 2  Batam dengan mengalami cidera pada kepala, luka lecet pada tangan kanan.

Baca Juga  Aksi ke Empat Korban Cewek, Jambret ini Dibekuk

Selain itu pengemudi bus II, Anwar Suyono, (33) warga Purwoasri RT. 04 RW. 08 Singosari Malang mengalami cidera pada kepala dan cidera pada kaki kiri.

Loading...

“Ini membutuhkan perawatan intensif di RSUD Blambangan Banyuwangi,” katanya

Sementara itu untuk luka ringan juga dialami oleh penumpang kendaraan Bus II atas nama Roben (60) warga Simpang Nias 17 RT.003 RW. 007 Desa Randuagung Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Sujiati (45) warga jalan Panglima sudirman 120 Desa Sidomoro Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik.

Selanjutnya, Defitra S. Si, (34) warga Manyar Kartika Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya, Muamar Saiful (26) warga Pecindilan Sumur 3 Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, Surabaya.

Baca Juga  Nelayan Jatim Serukan Dukungan untuk Erick Thohir Pimpin Indonesia

Kemudian, Siryantoko (61) warga Desa Ngipik Gresik, Sugi Astuti (55) warga desa Ngipil Gresik dan Rini Nur Yati (51) warga Simpang nias 17 Desa Randu agung Kecamatan Kebomas, Gresik. Mereka mengalami luka ringan di kepala, kaki dan tangan.

“Ada juga penumpang  Ertiga No. Pol BP-1096-ME, Emi Suwila (32) istri dari pengemudi mengalami luka lecet pada kaki kanan dan tangan kiri,” tambahnya.

Sementara untuk proses perawatan para penumpang ini bakal ditanggung oleh Jasa Raharja.

“Biaya maksimal untuk luka berat dan ringan sebanyak Rp 25 juta. Sementara santunan untuk yang meninggal dunia Rp 50 juta,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rochman
Editor: Rizky

Loading...
Artikulli paraprakKorban Maut di Baluran Dirujuk ke RSUD Blambangan-Banyuwangi
Artikulli tjetërEvakuasi Laka Maut di Baluran, Penumpang Ada yang Terjepit

Tinggalkan Balasan