Ingin Beli Miras Nekat Menjambret

17

SURABAYA (kabarjawatimur.com) Hanya karena ingin bersenang-senang dan membeli minuman keras, dua pemuda ini nekat melakukan tindak pidana penjambretan.

Hingga keduanya ditangkap oleh unit Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya sesaat setelah menjambret tas milik korban yang bernama Qonitah di Jl.Raya Gubeng pada Sabtu (24/09/2016) yang lalu.

Dua tersangka tersebut bernama M. Alfa Hasim (18) warga Jl. Sidonipah Surabaya dan Samsul Irfan (18) warga Jl. Keputran kejambon Surabaya, Polisi terpaksa menembak kaki kanan kedua tersangka karena saat dilakukan penangkapan keduanya berusaha melarikan diri untuk kabur.

Kepada petugas sesaat setelah ditangkap tersangka Samsul Irfan mengaku hanya sekali ini melakukan penjambretan. Itupun dia mengaku dipaksa ikut oleh tersangka Hasim yang memang telah beberapa kali melakukan aksi penjambretan dan menjadi target dari pihak Kepolisian.

Baca Juga  Kuliner Khas di Patenkan, Lamongan Gelar Festival Soto

Kompol Noerijanto Kapolsek Tambaksari mengatakan, saat itu korban melintas di Jl. Raya Gubeng Surabaya, tiba-tiba dari arah belakang dua pelaku tersebut mendekati dan memepet korban dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria.

Loading...

Setelah itu salah satu tersangka menarik paksa tas milik korban yang diletakkan di setang sepeda motor hingga terjadilah tarik-menarik. Tas milik korban berhasil dikuasai namun pelaku dan juga korban terjatuh bersamaan.

“Korbannya bergegas bangun lalu mengejar pelaku dibantu warga sekitar yang mengetahui aksi keduannya”,kata Noerijanto kepada kabarjawatimur.com,Rabu (28/09/2016).

Noerijanto melanjutkan, bersamaan saat pelaku ini beraksi, ada anggota Reskrim yang tak jauh dari lokasi sehingga ikut melakukan pengejaran.

Baca Juga  Kuliner Khas di Patenkan, Lamongan Gelar Festival Soto

Setelah terjadi aksi kejar-kejaran ,karena tak mau buruannya kabur akhirnya petugas bertindak tegas dengan menembak kaki kanan masing-masing pelakunya.

“Setelah keduanya tertangkap ,ternyata salah satu tersangka adalah DPO Curanmor yakni Samsul berdasarkan laporan kwjadian pada bulan Januari 2016”,tutup Kapolsek.

Dari keduanya petugas mengamankan satu buah tas milik korban yang berisi 1 jam tangan, dompet, uang Rp.24.000, satu majalah dan 1 unit sepeda motor Suzuki Satria Nopol L-6924’HK.

Keduanya terancam hukuman penjara di atas 6 tahun karena melanggar pasal 365 KUHP.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Editor : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakSiswa SD Hang Tuah Pecahkan Rekor Muri Bersihkan Telinga
Artikulli tjetërRazia Sikat Semeru Amankan 20 Pelaku Curas dan Curanmor

Tinggalkan Balasan