Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya
Dandi Permana, Kasi Izin Tinggal menyampaikan materi sosialisasi di masa adaptasi kebiasaan baru didampingi Fajar Maula dan Guntur Hamongan, Kabid Teknologi dan Informasi Keimigrasian Kanim Kelas I Khusus TPI Surabaya.

SIDOARJO (Kabarjawatimur.com)
Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang sosialisasi perarutan Keimigrasian terbaru dalam masa pandemi Covid-19 khususnya terkait izin tinggal warga negara asing (WNA), Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mengelar sosialisasi di aula Imigrasi Juanda, Jumat (21/5/2020).

Kegiatan yang dihadiri oleh para stakeholder tersebut terdiri dari perwakilan Konsulat Jenderal negara asing, perwakilan perusahaan, perwakilan perguruan tinggi, kelompok masyarakat, dan media massa. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya I Edy Eko Putranto mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Kerja sama yang sudah dibangun ini ini saya berharap supaya tetap dipertahankan dan apabila ada kesalahan supaya dapat dibukakan pintu maaf,” ujar Kakanim Is Edy yang akan berpindah tugas ke Kanwil Kemenkumham Lampung sebagai Kepala Divisi Keimigrasian ini.

Usai memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan diskusi yang dimoderatori oleh Kabid Teknologi dan Informasi Keimigrasian Guntur Hamonangan. Hadir sebagai narasumber Dandi Permana sebagai Kasi Izin Tinggal, dan Fajar Maula sebagai Kabid Intelijen Penindakan Keimigrasian.

Baca Juga  Komisi B Minta Pansel Rekrutmen Direksi PDAM Bekerja Profesional

Sebelumnya, acara sosialisasi dibuka oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Jaya Saputra.

Loading...

“Sosialisasi ini sesuatu hal yang sangat penting, dan tidak semua masyarakat mengetahui apa itu perarutan keimigrasian. Maka, Kantor Imigrasi wajib melakukan itu agar informasi ini semakin diketahui masyarakat,” tegas mantan Kadiv Imigrasi Kanwilkemenkumham Gorontalo ini.

Lanjut Jaya, peraturan keimigrasian terbaru yang disosialisasikan itu meliputi prosedur teknis pemberian, perpanjangan, penolakan, pembatalan dan berakhirnya izin tinggal kunjungan, izin tinggal terbatas, dan izin tinggal tetap serta pengecualian dari kewajiban memiliki izin tinggal.

“Kalau kita berbicara pamdemi, yang kita lakukan itu bagaimana penaganan terhadap orang asing yang masuk atau yang sudah berkegiatan di indonesia. Yang tujuannya sama-sama memiliki visi misi dalam penanganan covid,” pungkasnya.

Baca Juga  Dirjen HAM Tepis Peduli HAM Beban Pekerjaan Tambahan

Sosialisai ini sebagai implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2013 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Lalu Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahum 2010 tentang jenis dan tarif atas jenis PNBP (pendapatan negara bukan pajak) yang berlaku pada Kemenkumham dan beberapa peraturan lain yang bisa dilakukan secara online sebagai bentuk kemudaham yang disediakan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya. (*)

Reporter: Boy
Editor: Gita Tamarin Pitaloka

Teks foto: Dandi Permana, Kasi Izin Tinggal menyampaikan materi sosialisasi di masa adaptasi kebiasaan baru didampingi Fajar Maula dan Guntur Hamongan, Kabid Teknologi dan Informasi Keimigrasian Kanim Kelas I Khusus TPI Surabaya.

Loading...
Berita sebelumyaHendak Pesta Petasan, Tujuh Orang Diamankan Polisi
Berita berikutnyaPerempuan Maling Motor di Jember Dibekuk Pencari Rumput

Tinggalkan Balasan