Imigrasi Nunukan Jemput 8 WNI yang Sempat Diamankan di Perbatasan Malaysia-Indonesia

NUNUKAN (Kabarjawatimur.com)
Jajaran Imigrasi Kelas II TPI Nunukan bersama Pemda Nunukan dan anggota TNI-Polri, melakukan penjemputan (repatriasi) terhadap 8 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diserahkan pihak Malaysia di Perairan Sei Ular dekat perbatasan laut Indonesia-Malaysia, Rabu (17/2/2021).

Penyerahan delapan orang WNI kepada pemerintah Indonesia ini, karena sebelumnya mereka ditangkap oleh pihak keamanan Malaysia pada Kamis (11/2) lalu, di wilayah perairan perbatasan Malaysia-Indonesia.

“Mereka tadi tiba di Nunukan sekitar pukul 11.12 waktu setempat. Kemudian diserahkan ke keluarga dengan disaksikan oleh unsur Muspida Kabupaten Nunukan,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan Washington Saut Dompak.

Kronologis kejadian itu bermula ketika aparat keamanan Malaysia melakukan patroli rutin di wilayah perairan Malaysia dan melihat satu unit speedboat bermuatan 8 orang termasuk motoris yang seluruhnya merupakan WNI.

Melihat situasi tersebut, pihak keamanan Malaysia bertindak melakukan upaya pencegahan dengan menghalau agar speedboat tersebut tidak terlalu jauh masuk ke perairan Malaysia dan kembali ke wilayah perairan Indonesia.

Loading...

Namun, pada saat speedboat akan berbalik arah dan secara tidak sengaja menabrak armada aparat keamanan Malaysia dan menyebabkan kerusakan di kedua belah pihak sehingga pihak kemanan Malaysia mengamankan dan membawa 8 orang WNI tersebut.

“Pihak Konsulat RI Tawau terus melakukan pendekatan secara intensif terhadap instansi terkait Malaysia agar WNI bisa dibebaskan dan dipulangkan segera ke Indonesia tanpa melalui proses perkara. Karena melihat bahwa peristiwa kejadian ini merupakan murni ketidaksengajaan dan hasil investigasi juga disebutkan tidak ada ditemukan upaya-upaya tindak kejahatan,” sambung Washington.

Dari upaya negosiasi yang dilakukan KRI Tawau disetujui oleh Pihak Malaysia yang selanjutnya akan segera dikembalikan ke Indonesia. Dikarenakan harus mengikuti prosedur kesehatan saat pandemi Covid-19, 8 orang WNI tersebut harus menjalani rangkaian tes swab dan diketahui hasil tesnya negatif.

Selanjutnya pada Minggu (14/2) ke 8 orang WNI tersebut diserahkan kepada pihak KRI Tawau dan ditampung di shelter kantor KRI Tawau hingga rencana pemulangan pada Rabu (17/2/ 2021). (*)

Teks foto: Kakanim Nunukan Washington Saut Dompak ikut melakukan penjemputan 8 WNI bersama Pemda Nunukan dan anggota TNI-Polri.

Reporter: Ibad
Editor: Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaKakanim Tobelo Ajak Pegawai Jaga Integritas dan Tetap Beri Pelayanan Prima
Berita berikutnyaJambret Samping Polsek, Dua Pria di Surabaya Dibekuk Usai Beli Sabu

Tinggalkan Balasan