Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Arthur L Mawikere memberikan keterangan pers atas kasus WNA Amerika Serikat.

MANADO (Kabarjawatimur.com)
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado menyerahkan tersangka dan barang bukti atas penyidikan tindak pidana Keimigrasian terhadap satu orang WNA Amerika Serikat (USA) ke Kejaksaan Negeri Manado untuk diajukan ke persidangan, Senin (21/12/2020).

Kasus ini berawal saat petugas Lantaskim mendapat informasi dari masyarakat pada tanggal 7 September 2020 lalu, ada warga negara asing berkewarganegaraan Amerika Serikat diduga memiliki paspor Indonesia.

Laporan itu, kemudian ditindaklanjuti oleh Seksi Inteldakim dengan melakukan pegawasan dan pemeriksaan kepada WNA yang dilaporkan dan menemukan bahwa yang bersangkutan memiliki dua paspor, yaitu paspor RI dan paspor Amerika Serikat.

“Dari hasil pemeriksaan dan bukti yang ada serta keterangan saksi yang bersangkutan, terbukti yang bersangkutan telah melanggar pasal 126 huruf c Undang-Undang RI No.6 Tahun 2011 tentang Kemigrasian,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Arthur L. Mawikere, Senin (21/12/2020).

Baca Juga  Dua Orang Dibekuk Intelair Ditpolairud, Jual Beli Burung Ilegal
Loading...

Dalam pasal tersebut berbunyi, setiap orang yang dengan sengaja memberikan data yang tidak sah atau keterangan yang tidak benar untuk memperoleh dokumen perjalanan Republik Indonesia bagi dirinya sendiri atau orang lain dipidanan dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima Ratus Juta Rupiah).

Selanjutnya Kepala Seksi Inteldakim dan tim melakukan koordinasi ke Keduataan Amerika Serikat di Jakarta. Setelah mendapat konfirmasi terkait status kewarganegaran dilakukan, kemudian digelar perkara yang dipimpin kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado.

“Dimana hasil dari gelar perkara ini diputuskan untuk dilanjutkan ke proses penyidikan, ditindaklanjuti dengan dikeluarkan surat perintah penyidikan (sprintdik) dan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dengan dugaan tindak pidana Keimigrasian.

Baca Juga  Spesialis 'Rumsong', Dua Pria ini Hanya Bawa AC dan Pipa Kuningan

Pada tanggal 4 Desember 2020 Berkas Perkara Penyidikan Tindak Pidana Keimigrasian yang diajukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Imigrasi dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri Manado. (*)

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Arthur L Mawikere memberikan keterangan pers atas kasus WNA Amerika Serikat.

Reporter: Boy
Editor: Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaAntisipasi Demo Pemuda Madura, Rantis dan Ratusan Polisi Siaga
Berita berikutnyaTrend Covid-19 Di Bojonegoro Naik, Ini Langkah yang Dilakukan Polsek Trucuk

Tinggalkan Balasan