Imigrasi Gorontalo Gandeng MPR RI dan STMIK Ichsan Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

3
Imigrasi Gorontalo
Suasana sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kantor Imigrasi Gorontalo.

GORONTALO (Kabarjawatimur.com)
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo bekerja sama dengan MPR RI, dan STMIK Ichsan Gorontalo menggelar seminar 4 Pilar MPR RI di kantor imigrasi, Sabtu (13/2/2021). Hadir sebagai pembicara, Elnino M Husein Mohi, anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gorontalo.

Empat pilar itu meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara itu, diikuti oleh anggota BEM mahasiswa Gorontalo.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo Muhammad Irham Anwar sangat berterima kasih atas kedatangan anggota DPR RI dengan dilaksanakannya sosialisasi tersebut.

Pada kesempatan sambutannya, Kakanim Gorontalo memaparkan inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan seperti inovasi Matriks Pemetaan Orang Asing di Gorontalo (Matoa GTO), Tim Reaksi Cepat (TRC), Paspor Satu Kali (Pasaka) dan Pengurusan Paspor Secara Kolektif (Eazy Passport).

Baca Juga  Temukan Utilitas Berserakan di Saluran, Wali Kota Eri Minta Pemilik Menata Ulang
Loading...

“Bahwa semua pelaksanaan inovasi pada Kanim Gorontalo tersebut dapat terwujud dan terlaksana dengan baik tak lepas dari masukan-masukan yang telah diberikan oleh para mahasiswa di Gorontalo,” ujar Kakanim.

Kakanim juga berpesan agar para mahasiswa nantinya bersedia untuk masuk ke dalam pemerintahan Indonesia agar dapat berperan serta dalam membangun sistem pemerintahan Indonesia yang lebih baik lagi.

Kegiatan inti diisi dengan penyampaian dari Elnino M Husein Mohi dengan memaparkan sejumlah permasalahan terkini di Indonesia seperti pemberian bantuan yang tak tepat sasaran, penyaluran bantuan yang jumlahnya kurang dan penyebaran bantuan yang tidak adil dalam proses pembagiannya selama pandemi Covid-19.

“Pokok permasalahannya bukanlah hal-hal tersebut. Melainkan belum maksimalnya pelaksanaan dari Undang-Undang Dasar 1945 sebagai hukum tertinggi negara, seperti contohnya pada pelaksanaan pasal 33 yang dinilai belum sesuai,” ujarnya.

Baca Juga  Serap Aspirasi Warga, Choirul Anam Gelar Reses di Desa Brangkal

Dalam kesempatan tersebut, Elnino berpesan dan berharap kepada para mahasiswa agar dapat meningkatkan kepekaannya terhadap permasalahan NKRI. (*)

Reporter: Ibad
Editor: Gita Tamarin

Loading...
Berita sebelumyaPetugas Gabungan Tutup Karaoke Jurang Kuping Surabaya
Berita berikutnyaIni Tips Pemilik Mobil Ditengah Musibah Banjir

Tinggalkan Balasan