Imbas Covid-19, Perpanjang SIM di Banyuwangi Dapat Dispensasi

1610
Kanit Registrasi dan Identifikasi (KRI) Satlantas Polresta Banyuwangi, Iptu Kadek Aditiya.

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Bagi masyarakat di Banyuwangi, Jawa Timur jika hendak akan memperpanjang Surat Ijin Mengemudi (SIM), kini mendapatkan dispensasi dari Satlantas Polresta Banyuwangi. Hal tersebut lantaran imbas dari pandemi virus corona atau covid-19.

“Kami memberikan dispensasi kepada masyarakat untuk perpanjangan atau pembuatan SIM baru,” kata Kanit Registrasi dan Identifikasi (KRI) Satlantas Polresta Banyuwangi, Iptu Kadek Aditiya, pada Sabtu (11/4/2020).

Kadek menegaskan, dispensasi ini berlaku hingga tanggal 29 Mei 2020, atau selama periode covid-19 ini selesai. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat tidak perlu takut apalagi khawatir apabila SIMnya sudah mati.

Pemohon perpanjangan dan pembuatan SIM baru berjaga jarak. FOTO:Dok.Kabarjawatimur.com

“Masyarakat jangan khawatir, semuanya akan kami bantu. Mudah-mudahan pandemi ini bisa cepat selesai dan masyarakat bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala,” ujarnya.

Baca Juga  Bawa Ratusan Miras, Pasutri di Surabaya Berurusan dengan Polisi

Sebelumnya, selama tujuh hari kemarin Satlantas Polresta Banyuwangi menutup pelayanan SIM, namun dalam pekan ini dibuka kembali secara serentak se-Indonesia.

Saat pelayanan SIM dibuka, warga diharuskan mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) guna meningkatkan pencegahan penyebaran Covid-19. Para pemohon harus mengikuti pelayanan yang saat ini sudah dipersiapkan seperti dicek suhu tubuh, mencuci tangan, dan diharuskan memasuki bilik sterilisasi sebelum memasuki ruangan pelayanan. Bahkan, pemohon juga diharuskan memakai masker.

Loading...

“Kami juga menerapkan physical distancing. Bahkan, kami juga memberikan himbauan kepada pemohon agar berjaga jarak selama antrian dengan menggunakan sistem labirin sejauh 1,5 meter,” tegasnya.

Selama pelayanan SIM di Banyuwangi dibuka, lanjut Kadek, antusias pemohon perpanjangan dan pembuatan SIM baru mengalami peningkatan. Menurut Kadek, hal tersebut dikarenakan mereka (masyarakat, red) beranggapan harus memperpanjang SIM agar SIMnya tidak mati.

Baca Juga  Wisata Edukasi Kalitengah, Ciptakan Interpreneur Lamongan

“Peninggakatannya sangat luar biasa, perhari ini saja ada 250 pemohon,” jelasnya.

Pemohon saat menunjukan SIM baru. FOTO:Dok.Kabarjawatimur.com

Sementara itu, Dona, salah satu pemohon perpanjangan SIM asal Banyuwangi, mengaku sangat mengapresiasi pelayanan Satpas Banyuwangi. Selain pelayanan yang baik, Satpas ini juga terus mengingatkan masyarakat soal pandemi virus corona.

“Pelayanannya sangat baik, kami juga senang dengan pelayanannya Satpas yanh cepat hanya 15 menit saja. Semoga virus corona ini cepat sirna,” papar Dona.

Sebagai informasi, pelayanan Satpas Prototype Satlantas Banyuwangi tidak ada batasan bagi pemohon perpanjangan dan pembuatan SIM baru. Namun, pelayanannya hanya tutup hingga pukul 12.00 WIB. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakPT BSI Kirim Surat Cinta Untuk Eksekutif Nasional WALHI dan CNN Indonesia
Artikulli tjetërDitengah Pandemi Corona, Temuan Mayat di Banyuwangi Tambah Geger

Tinggalkan Balasan