HUT IDI, Demo Tolak Program Prodi Dokter Layanan Prima

81
Aksi demo yang dilakukan IDI Kota Malang

MALANG (kabarjawatimur.com) Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Kota Malang menggelar aksi demo di hari Dokter yang jatuh Senin ( 24/10). Aksi demo dilakukan di kantor IDI kota Malang yang berada di jalan Tangkuban Perahu, Kota Malang .

Dengan menggenakan baju putih, para pahlawan kesehatan ini membentangkan spanduk penolakan program Program Studi (Prodi) Dokter Layanan Prima ( DPL). Dr. Enny Sekar Rengganingati, Ketua IDI Cabang Malang mengatakan tuntutan utama pada unjuk rasa itu adalah dokter layanan primer (DPL) .

Ketua IDI Malang
Ketua IDI Malang
Ia menilai program itu salah sasaran, pemborosan uang negara, memperlama pendidikan dokter, marginalisasi dokter yang sudah ada, dan menciptakan kasta baru dokter yang bisa memicu konflik.

Loading...
Baca Juga  Direksi dan Dewan Pengawas PDP Kahyangan Tanda Tangani RKAP 2023

“Sekolah dokter itu umumnya di capai 6 tahun, masak harus sekolah lagi “,ujarnya.

Apalagi untuk menjadi seorang dokter tidaklah mudah, karena harus melewati berbagai persyaratan dan sertifikasi yang tidak mudah. “Belum lagi soal biaya, dan untuk menjadi dokter sudah ada SKDI ( Standart Kompetensi Dokter Indonesia), disamping itu DLP ini bertentangan dengan hasil muktamar IDI ke-29 di Medan yang menolak adanya Program Studi (Prodi) DLP”, ungkapnya.

Selain menolak program pendidikan dokter layanan primer, dia meminta pemerintah mengendalikan biaya pendidikan kedokteran, perbaiki regulasi pro jaminan kesehatan nasional, hapuskan pajak obat dan alat kesehatan, serta revisi undang-undang pendidikan dokter,tandasnya.

Sementara itu, Dr. Eko Arisetiyono, spesialis saraf menambahkan, mestinya sebelum memnuat program harus merubah kurikulum serta UU kedokteran dulu.

Baca Juga  Pasca Banjir Pragaan, Bupati Sumenep Gerak Cepat Tinjau Lokasi Terdampak

“Hal itu penting, karena dengan memaksakan penerapan Prodi DPL maka dapat menciptakan persoalan baru, ” tandasnya.

Penulis : Mas Aris, Ediitor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprak2 Pemuda Gilir 1 Gadis Hingga Hamil
Artikulli tjetërCuri Motor Di Perumahan, Tertangkap Di Kos.

Tinggalkan Balasan