HIV/AIDS Tak Perlu Ditakuti, Kenali Gejalanya

61
Masyarakat Antusias Ikuti Penyuluhan HIV/AIDS

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) –
Penderita HIV/AIDS di Bangkalan tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan pada tahun 2018-2019, jumlah penderita HIV/AIDS sebanyak 69 orang.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Keperawatan RSUD Syamrabu Bangkalan, Nasib Anwari menerangkan, dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa HIV/AIDS tak perlu ditakuti karena masih bisa diobati.

“Merubah pandangan masyarakat, karena kadang penderita itu dijauhi bahkan dikucilkan, dan dikatakan tamat riwayatnya, sebenarnya tidak seperti itu,” terang Anwari usai mensosialisasikan bahaya HIV/AIDS di Kelurahan Demangan, Kecamatan/ Kabupaten Bangkalan Selasa (23/10/2019).

Penyuluhan yang diselenggarakan RSUD Syamrabu Bangkalan itu mendapat respon positif dari masyarakat. Terlihat warga sekitar antusias mengikuti penyuluhan tersebut.

Loading...
Baca Juga  Sembunyikan Barang Dalam Kamar Kost, Pria ini Terpaksa Berurusan dengan Polisi

Anwari menjelaskan, penyakit menular HIV/AIDS bukan hanya disebabkan adanya kontak seksual antara lawan jenis saja. Namun, bisa saja karena adanya kontak atau transfusi darah, berbagi jarum suntik, dan peralatan suntik lainnya.

“Penularannya kan juga bisa melalui itu,” tambahnya.

Anwari berharap, melalui penyuluhan ini masyarakat bisa memahami tentang penyakit HIV/AIDS, dan masyarakat tidak perlu takut pada penderita penyakit ini.

“Jangan sampai penderita HIV/AIDS ini dikucilkan dan divonis tamat hidupnya,” tutupnya.

Perlu diketahui, AIDS merupakan sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus yang menyangkan kekurangan imun. HIV merupakan penyebab dasar AIDS.

Berikut Penularan HIV/AIDS:

  1. Hubungan seksual yang tidak aman dengan orang yang terinfeksi HIV
  2. Transfusi darah yang tercemar HIV
  3. Menggunakan jarum suntik, tindik, tatto bersama-sama dengan penderita HIV dan tidak disterilkan
  4. Dari ibu hamil yang terinfeksi HIV kepada anak yang di kandungannya.
Baca Juga  Spesialis Pencuri Dompet Dalam Mobil Dibekuk, Pelaku Dua Orang Pria

Tanda dan Gejala Klinis HIV/AIDS:

  1. Berat badan menurun lebih dari 10% dalam 1 bulan
  2. Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan
  3. Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan
  4. Penurunan kesadaran gangguan-gangguan neurologis
  5. Infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita. (*)

Reporter: Rusdi

Loading...
Artikulli paraprakIni Penyebab Sales Cantik Dibekuk Polisi Surabaya
Artikulli tjetër6 Bacabup Kembalikan Berkas Bacabup Partai Nasdem Jember, Bupati Faida Belum Daftar

Tinggalkan Balasan