JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Mantan Bupati Jember Faida, Senin siang (1/3/2021) menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Jember (Kejari). Faida menurut keterangan Kajari Jember Prima Idwan Mariza, Faida datang sejak pagi hari.

“Ya memang ada dan nanti ke pidsus ya detailnya,” ujarnya saat dikonfirmasi di Kejari Jember.

Prima yang telah dimutasi ke Kejati Sumatera Utara sebagai Asdatun saat ditanya wartawan kasus apa yang membuat Faida diperiksa, mengatakan terkait RS Bina Sehat.

“Ini tentang kasus Bina Sehat (rumah skit milih mantan bupati Jember Faida),” jelas.

Untuk keterangan lebih lanjut, Prima menyarankan untuk menanyakan kepada Kasipidsus Setyo Adhi Wicaksono. Prima mengaku ada kesibukan lain terkait serah terima jabatan.”Nanti jelasnya ke Kasi Pidsus ya teman-teman,” ungkapnya.

Namun saat Kasipidsus Setyo Adhi Wicaksono yang akrab dipanggil Adhi saat dihubungi beberapa kali melalui telpon selulernya tidak merespon. Bahkan sekitar pukul 15.30 WIB pemeriksaan bupati perempuan pertama di Jember itu berakhir Adhi tetap bergeming tidak menjawab konfirmasi dari awak media.

Baca Juga  Eksplorasi Migas Pertamina, DPRD Jatim Bakal Bantu Nelayan Bangkalan

Usai diperiksa Faida nampak akan keluar melalui pintu depan kantor Kejari Jember. Namun dia kembali masuk ke dalam karena di depan pintu sudah banyak wartawan menunggu.

Setelah ditunggu 1 jam ternyata tidak muncul lagi. Usut punya usut pemilik RS Bina Sehat ini kabur lewat pintu samping Masjid Kejari, tepatnya pintu jalan pintas yang menghubungkan dengan kantor Prosalina radio.

Loading...

Faida kabur menghindar dari wartawan yang telah lama menunggunya dengan diantar oleh staf Kejari Jember.

Menurut salah seorang karyawan Radio Prosalina bernama Silvia Sonya, dirinya melihat Faida lewat di depannya.

” Saya waktu itu mau ke belakang. Papasan dengan beliaunya, karena pakai masker saya kontan saja (berfikir) Bu Faida,” Silvia.

Setelah itu Faida berlalu dengan mobil jemputannya yang telah menunggu di halaman. Silvia kemudian memberanikan diri bertanya kepada staf Kejari Jember yang mengantarkannya. Ternyata membenarkan perempuan berbaju coklat motif kotak-kotak itu adalah Faida.

Baca Juga  Pemkab Jember akan Tertibkan Juru Parkir Liar

”Saya tanya ke orang kejaksaan itu yang kebetulan saya kenal, dia menjawab iya itu Bupati Faida,”katanya.

Seperti yang diketahui, seorang warga Jember Mashudi melaporkan Mantan Bupati Jember Faida terkait anggaran Biaya Operasional (BOP) Bupati Jember sebesar Rp. 570 juta. Anggaran negara yang seharusnya digunakan untuk kegiatan operasional bupati dan wakil bupati anggaran tahun 2016 tersebut namun digunakan untuk pembiayaan operasi gratis di RSBS.

Sebelum dilaporkan kepada Kejari Jember pada pertengahan bulan Februari lalu, Mashudi atau lebih dikenal dengan Agus MM telah melayangkan gugatan sebanyak 2 kali.

Gugatan pertama citizen law suit dan perbuatan melawan hukum pada tahun 2018 lalu. Namun gugatan tersebut kandas.

Loading...
Berita sebelumyaRatusan Pil dan Narkoba Dalam Bukusan Plastik Hitam Nyasar Ke Lapas Kediri
Berita berikutnyaPenderita Paru-Paru Tambakemerakan Krian, Sita Perhatian Politisi Muda Partai Golkar Adam Rusydi

Tinggalkan Balasan