Hindari Motor, Malah Tabrak Beton

12

BOJONEGORO(Kabarjawatimur.com),-Satu mobil Toyota Avanza menabrak gek atau tempat dudukan dari beton. Hal itu setelah pengemudi berusaha menghindari pengendara motor yang terjatuh di tengah jalan.

Akibatnya, bamper depan Avanza tersebut ringsek. Kecelakaan ini terjadi di Jalan Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro.

Berdasarkan keterangan saksi kepada petugas Polsek Ngasem, peristiwa mobil Avanza menubruk gek itu diawali adanya kecelakaan antara dua pengendara sepeda motor.

Kedua motor itu yakni Honda GL Max nomor polisi S 2677 CM dikendarai Utomo berboncengan dengan M Marwan, keduanya warga Desa Butoh RT 15 RW 03 Kecamatan Ngasem.

Satunya lagi, Honda Grand nomor polisi S 4170 AT dikendarai Tawar (50), warga Desa Dukohkidul RT 05 RW 01 Kecamatan Ngasem.

Kapolsek Ngasem AKP Dumas Barutu menuturkan, sebelumnya pengendara GL Max melaju dari arah selatan ke utara. Dia berusaha mendahului pengendara Honda Grand S 4170 AT.

Baca Juga  Tidak Ada Paksaan Beli Beras ASN

Namun pada saat bersamaan dari arah berlawanan ada kendaraan truk molen dan Avanza yang dikemudikan Sulgoni.

“Karena tidak dapat mengendalikan kendaraannya, pengendara GL Max menyenggol kendaraaan Honda Grand, sehingga para pengendara sepeda motor pun terjatuh,” terang Kapolsek.

Loading...

Sementara itu, melihat di depan ada orang terjatuh di aspal, pengemudi Avanza langsung banting setir ke kiri.
Namun malah mengakibatkan moncong Avanza menabrak gek atau tempat duduk dari beton cor, milik Yayuk (40), warga Desa Ngadiluwih RT 10 RW 02 Kecamatan Ngasem.

Akibat kecelakaan ini para pengendara sepeda motor mengalami luka-luka. Utomo mengalami luka robek di pelipis kanan, luka di pinggang sebelah kanan, dan sesak napas. M Marwan mengalami luka di bibir dan kaki lecet kanan kiri.

Baca Juga  Ini Tanggapan DPRD Bojonegoro Terkait Dana Abadi Pendidikan Berkelanjutan

Sedangkan Tawar mengalami keseleo di lutut kaki sebelah kanan. “Ketiga korban langsung dibawa ke Puskesmas Ngasem untuk mendapatkan perawatan,” ujar AKP Dumas Barutu.

Kerugian materi akibat kecelakaan ini senilai Rp 7,5 juta. Untuk penanganan awal ditangani oleh Polsek Ngasem, dan selanjutnya diserahkan ke Unit Laka Lantas Pos Cengungklung.

Dengan adanya kejadian ini AKP Dumas Barutu mengimbau kepada pengguna jalan untuk berhati-hati. Selalu perhatikan arus lalu lintas ketika hendak menyalip, menyeberang maupun berbelok.

“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan menjadi kebutuhan,” pesannya.

Reporter: Agus Kuprit, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakBocah 16 Tahun Perkosa Wanita 37 Tahun
Artikulli tjetërTutup Tahun, Abah Anton Lalukan Mutasi Pejabat

Tinggalkan Balasan