Hendak Kabur, Jambret Tas Wanita Babak Belur Dimassa

58

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Unit Crime Hunter Polsek Bubutan Surabaya berhasil membekuk satu dari dua tersangka penjambretan di puluhan TKP (Tempat kejadian perkara).

Tersangkanya bernam Eka Cahyo kustiawan (22) warga Gedangan Sidoarjo saat itu merampas tas milik Nike Yapholia (22) warga Rungkut Asri Surabaya.

Sebelum beraksi melakukan penjambretan, kedua tersangka tersebut lebih dulu berkeliling di jalan-jalan sekitar kota Surabaya untuk mencari mangsa.

Saat melihat korban melintas di jembatan flyover Pasar Kembang keduanya mengikuti dari belakang motor yang dikendarai oleh korbannya.

Setelah ada kesempatan keduanya memepet lalu menarik paksa tas milik korban tersebut, saat itu korban sempat melakukan perlawanan dengan mengejar kedua pelaku.

Baca Juga  Ada Yang Baru Nih di IFRC, PT BSI Optimis Bisa Kembangkan Digitalisasi

Namun tidak sampai tertangkap hingga akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bubutan Surabaya.

Kapolsek Bubutan Kompol I Ketut Madia mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim melakukan pelacakan melalui GPS, diketahui handphone korban berada di daerah Jl.Rembang Selatan Surabaya.

Saat dilakukan penangkapan di Jl. Rembang Selatan, kedua pelaku melarikan diri.

Loading...

“Namun warga yang mengetahui keduanya melarikan diri, lalu dikejar hingga tersangka Eka tertangkap. Bahkan tersangka tersebut dihakimi beramai-ramai oleh warga namun salah satu rekannya Ridan tersebut berhasil meloloskan diri”, kata Ketut Madia kepada kabarjawatimur.com, Rabu(23/11/2016).

Kepada petugas tersangka juga mengaku, telah melakukan pencurian di beberapa tempat di antaranya Jl. Genteng Kali, Jl. Demak sebanyak 2 kali, Jl. Darmo, Jl. Ngagel sebanyak 2 kali, Jl. Wonokromo, Jl.Dupak, Jl. Margomulyo, Jl. Banyu Urip, Jl. Diponegoro, Jl. HR Muhammad, Jl. Manyar dan Jk. Rungkut Industri Surabaya.

Baca Juga  Warga Meninggal Tertimpa Longsor di Kawasan Gumitir

Barang bukti yang disita berupa, satu unit sepeda motor Honda Vario nopol L 6400 VK, satu buah tas berisi 2 buah HP dan uang tunai Rp150.000 beserta surat-surat, total kerugian yang diderita oleh korbannya mencapai hingga 15 juta rupiah.

Tersangka kini mendekam dalam penjara Polsek Bubutan Surabaya guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP yang ancaman hukumannya mencapai 6 tahun penjara.

Penulis: Ekoyono, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPasutri Penyedia Threesome Dibekuk
Artikulli tjetërSiapkan 300 Bus untuk Aksi Damai 2 Desember di Jakarta

Tinggalkan Balasan