Hearing Dewan Sidoarjo dengan LSM Bahas Proyek Molor, Silpa, Premi Hingga Dana Operasional Inspektorat

52
Suasana hearing di salah satu ruangan Kantor DPRD Sidoarjo

SIDOARJO, (Kabarjawatimur.com) – Sejumlah perwakilan LSM Gabungan dari Seven Gab mendatangi kantor DPRD Sidoarjo, Rabu (18/12/2019) kemarin. Kedatangan mereka untuk mengikuti hearing bersama sejumlah anggota Komisi C, Badan Anggaran (Banggar) dan sejumlah pimpinan dewan.

Dalam hearing terungkap soal sejumlah permasalahan di Sidoarjo. Mulai soal banyakya proyek fisik yang belum selesai atau molor dari jadwal, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), premi yang dititipkan di Bank Jatim, dana operasional inspektorat hingga soal rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Barat.

“Seharusnya dalam pembahasan seperti ini dilibatkan dan diajak Sekda Sidoarjo dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Sidoarjo. Karena kalau tanpa Sekda dan BPKAD seperti ini, buntuh membahas soal premi. Begitu juga soal SILPA maupun anggaran operasional inspektorat,” kata salah seorang koordinator LSM Seven Gab, Suryanto, di ruang Paripurna DPRD Sidoarjo.

Baca Juga  Spesialis Pencuri Dompet Dalam Mobil Dibekuk, Pelaku Dua Orang Pria

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Suyarno menjelaskan pihaknya siap mengandeng LSM untuk turut mengawasi pembangunan di Sidoarjo. Bahkan Ketua Fraksi PDIP ini mengaku siap menggelar sidak, meski tanpa SPPD.

“Kami mengakui banyak pekerjaan fisik di lapangan yang amburadul karena itu Komisi C siap mengajak LSM bergabung mengawasi sejumlah proyek fisik itu,” ungkap dia.

Loading...

Sementara soal Silpa, anggota Fraksi PKB, Saiful Maali menegaskan besaran SILPA baru bisa diketahui setelah berakhirnya tahun pekerjaan atau pada Januari 2020 mendatang. Menurutnya, meski per Oktober Tahun 2019 ini, SILPA Kabupaten Sidoarjo berkisar pada angka Rp. 850 miliar.

“Kami bersama-sama akan menunggu besaran Silpa itu pada masa tutup anggaran,” tegasnya.

Soal dana operasional inspektorat, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Kayan menilai menjadi hal baru yang diterimanya selaku pimpinan dewan. Pihaknya bakal segera menelusuri kebenaran soal dana operasional itu.

Baca Juga  Kapolsek Baru Harapkan Kekompakan Layani Masyarakat Kedungadem

“Hasil hearing kali ini akan kami agendakan hearing bersama OPD dan Sekda. Apabila perlu dikoreksi dan direvisi,” tandas politisi Gerindra ini.

Hearing yang berlangsung hampir satu jam itu akhirnya ditutup dengan agenda pertemuan lanjutan yang belum ditentukan waktunya. Selain Kayan hearing kali ini diikuti Suyarno (Ketua Komisi C/PDIP), Anang Siswandoko (Wakil Ketua Komisi C/Gerindra), Sekretaris Komisi C, Saiful Ma’ali (PKB), anggota Komisi C, M Nizar (Golkar), Vike Widya Asroni (PKS), Nurhendriyati Ningsih (Nasdem), Wijono (PDIP), Moesowimin (PAN), M Dhamroni Cudlori (PKB), Hamzah Purwandoyo (PKB), Bangun Winarso (PAN) dan Iswahyudi (PKB). (*)

Reporter: Viane Cara

Loading...
Artikulli paraprakOplosan Cukrik Mendominasi dari Ribuan Miras yang Dimusnahkan di Polrestabes Surabaya
Artikulli tjetërJelang Natal, Miras Berbagai Jenis Dimusnahkan Hasil Operasi Polres Tanjung Perak

Tinggalkan Balasan