Hasil Pulbaket Pembelian Atribut Kades, Kejari Tidak Temukan Unsur Pidana Korupsi

0
Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansyah didampingi dua jaksa saat memberikan keterangan kepada awak media

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Berdasarkan hasil pengumpulan barang bukti dan keterangan (Pulbaket) terkait dugaan pungli pembelian atribut pelantikan kepala desa (Kades), Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana korupsi.

“Kami melakukan pulbaket pembelian atribut ini sekitar satu bulanan atau kalau dihitung 14 hari kerja setelah dipotong hari libur. Dan kesimpulannya kami tidak menemukan indikasi tindak pidana korupsi,” ujar Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansyah kepada awak media, Selasa (21/6/2022).

Deni membeberkan, dalam proses pulbaket tersebut pihaknya telah meminta keterangan terhadap 54 saksi, mulai dari beberapa kades yang ikut pelantikan hingga Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik, Suyono.

Baca Juga  Ikuti Porprov Jatim, Atlet Bangkalan Disiapkan Bonus Rp 1 Miliar

“Dari 54 saksi yang kita mintai keterangan, tidak ada yang merasa keberatan atau paksaan dalam pembelian atribut tersebut. Kami juga sudah mengecek harga atribut di pasaran. Memang ada selisih harga tapi mungkin beda kualitasnya,” ungkapnya.

Loading...

Dikarenakan tidak ada indikasi pidana korupsi, lanjut Deni, dalam waktu 2 hingga 3 hari ke depan pihaknya akan menyerahkan hasil pulbaket tersebut ke pihak Inspektorat Pemkab Gresik untuk ditindaklanjuti bilamana ada pelanggaran administratif.

“Harus dibedakan ya, antara indikasi tindak pidana korupsi dengan pelanggaran. Kalau tidak ada tindak pidananya maka kami tidak bisa menangani. Jadi persoalan ini kami serahkan ke Inspektorat barangkali ada pelanggaran,” pungkasnya.

Dia menambahkan, kendati persoalan ini akan diserahkan ke pihak inspektorat, akan tetapi tidak menutupkemungkinan bisa diambil alih kembali kejaksaan bilamana ada temuan baru yang mengarah pada tindak korupsi.

Baca Juga  Wisudawan XlX SMK Teknik PAL Surabaya,Diterima Perusahan Sebelum Lulus

“Persoalan ini kan awalnya berdasarkan temuan dari pemberitaan media. Tidak ada laporan yang masuk kepada kami. Ketika kami sudah menjalankan pulbaket dan tidak menemukan tindak pidana, maka kami lemparkan ke inspektorat,” pungkasnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakLiga Santri Kabupaten Bojonegoro Mulai Dibuka

Tinggalkan Balasan