Hasil Pemalsuan Surat Tanah Mantan Kades di Bangkalan Diduga untuk Nyalon dan Hiburan

38
Foto: Kasat Reskrim Polres Bangkalan

BANGAKALAN (Kabarjawatimur.com) – Pihak Kepolisian Polres Bangkalan telah melimpahkan berkas kasus pemalsuan surat tanah yang menyeret mantan Kepala Desa (Kades) Alang-alang, Kecamatan Tragah Bangkalan Ahmad Fauzi (49).

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP David Manurung mengatakan, berkas perkara pemalsuan dokumen tersebut telah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) pada Senin 18 November 2019 kemarin.

“Sekarang masih tahap 1, yaitu penelitian berkas perkara oleh kejaksaan, kalau ada kekurangan dikembalikan,” terang David, Rabu (20/11/2018) kepada Kabarjawatimur.com.

Loading...

Pemalsuan dokumen berharga itu dilakukan dengan cara memalsukan surat keterangan ahli waris dan surat keterangan kematian. Sehingga menyebabkan kerugian sebesar Rp 1,8 miliar.

David menjelaskan, tersangka menggunakan uang hasil pemalsuan dokumen surat tanah tersebut untuk pencalonan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Alang-alang.

Baca Juga  Tunjangan Kadus di Desa Yosomulyo Banyuwangi Belum Disalurkan

“Uangnya sudah habis, berdasarkan pengakuan dia (tersangka) uangnya untuk pencalonan Pilkades dan hiburan ke Surabaya,” katanya menambahkan.

tersangka kemudian dijerat Pasal 263 dan 266 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pemalsuan Surat-surat Otentik dengan ancaman hukuman enam tahun kurungan penjara. (*)

Reporter: Rusdi

Loading...
Berita sebelumyaPerumahan AA Regency Muncar-Banyuwangi Disatroni Maling
Berita berikutnyaBengkel Motor di Buduran Sidoarjo Digrebek Polisi, Tiga Mekanik Diamankan

Tinggalkan Balasan