Hari Pertama PTM, Bupati dan Wabup Gresik Sidak ke Sejumlah SMP

20
Bupati dan Wakil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah saat meninjau PTM di SMP 2 Gresik.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Bupati dan Wakil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah melakukan sidak di sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP), pada hari pertama proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Hal ini dilakukan Gus Yani dan Bu Min guna memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes). Selain itu, tempat duduk dan pembagian kelas untuk siswa dibatasi separuh dari kapasitas ruangan.

Rupanya, sistem PTM yang sudah mendapatkan lampu hijau tidak serta merta diminati oleh wali murid. Seperti halnya di SMP Negeri 4 Gresik hanya ada 3 siswa kelas IX yang ikut PTM. Padahal total siswa kelas XI lebih dari 200 anak.

Berbeda halnya di SMP Negeri 2 Gresik yang cukup banyak siswa yang mengikuti PTM. Yakni dari total 254 siswa kelas IX hanya ada 4 yang tidak mengikuti. Lalu di SMP YIMI ada 82 siswa yang mengikuti PTM dari total 84 siswa.

Loading...
Baca Juga  Pastikan Kwalitas Beras BPNTD, Camat Montong Tuban Lakukan Pengecekan

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelaksanaan PTM kali ini sifatnya tidak memaksa. Apabila ada wali murid yang tidak memberikan ijin bisa mengikuti pembelajaran via daring.

“Kami tidak mewajibkan setiap siswa ikut PTM. Kami berikan kebebasan kepada wali murid dan tidak memaksa,” ujar Gus Yani didampingi Wabup Bu Min, Senin (19/4/2021).

Gus Yani menyebutkan, pertimbangan diperbolehkannya PTM karena Gresik sudah masuk zona kuning. Sehingga hasil musyawarah dengan Satgas Covid-19, Forkopimda, dan instansi terkait, PTM dimulai hari ini.

“Selama seminggu kedepan kami akan terus melakukan evaluasi. Melibatkan Satgas Covid-19 dan instansi terkait,” pungkasnya.

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakPembunuh Perawan Tua di Singaraja Bali Terungkap, Pelaku Pria Asal Bojonegoro
Artikulli tjetërDPP Ormas MKGR Bagi 20 Ribu Paket Takjil selama Ramadan

Tinggalkan Balasan