Hari Pahlawan, Bonek Mania Batal Demo PSSI di Jakarta

65
Bonek, Suporter Persebaya Surabaya (net).

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-Seakan-akan terdzalimi oleh berbagai hal yang dilakukan oleh wasit maupun Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), nasib club kebanggaan Surabaya, Persebaya terus diperjuangkan oleh Bonek Mania.

Perjuangan itu dilakukan dengan melakukan pertemuan dengan Pengurus Asprov PSSI Jawa Timur di Kantor PSSI Jatim, Jalan Ketampon, Surabaya, Selasa 9 November 2021 malam.

Pertemuan yang berjalan sekitar hampir tiga jam itu akhirnya menghasilkan titik temu setelah Bonek berkomitmen untuk membatalkan aksi demonstrasi yang direncanakan akan berlangsung besok.

Dalam pertemuan itu, pentolan-pentolan Bonek yang hadir langsung menyampaikan segala keluhan. Pada intinya terkait dengan revolusi sepak bola Indonesia.

“Pertimbangan kami, pertama aksi demonstrari ini tentu tidak kita kehendaki karena faktor pandemi. Walau masih level 1 lalu aksi besar kita khawatir juga. Namun, kita harus mendapat kepastian. Tadi ada lima poin yang sudah disepakati dan dibacakan bersama,” ujar salah satu pentolan Bonek, Andi Kristiantono.

Baca Juga  Wisata Edukasi Kalitengah, Ciptakan Interpreneur Lamongan

Lima poin yang disepakati itu adalah revolusi total sistem sepak bola nasional. Kedua, tindak tegas semua wasit sepak bola Indonesia yang tidak menjujung semangat fairplay, respect, dan sportivitas.

Loading...

Ketiga, transparansi dan publikasi hukuman kepada perangkat pertandingan yang dikenai sanksi, terutama pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan yang digelar tanggal 21 Oktober 2021.

Keempat, PSSI segera melakukan penguatan sistem untuk membantu kepemimpinan wasit di Liga 1 dengan penambahan teknologi VAR (Video Asisten Wasit), atau Penambahan jumlah hakim garis terutama garis gawang di setiap gawang tim yang Bertanding.

“Bila aspirasi kami ini tidak didengar dan terjadi kembali kesalahan-kesalahan serupa, kami akan melakukan aksi serentak secara nasional dengan jumlah masa aksi lebih besar, terhitung 14 hari setelah surat ini diserahkan,” isi poin kelima.

Baca Juga  Sembunyikan Barang Dalam Kamar Kost, Pria ini Terpaksa Berurusan dengan Polisi

Sementara itu, Sekretaris Asprov PSSI Jatim Dyan Puspito Rini menyampaikan aspresiasi atas apa yang sudah diperjuangkan Bonek untuk membantu perubahan sepak bola Indonesia.

Pertemuan dengan Bonek tersebut selesai jam 22.30 WIB. Nantinya, aspirasi yang masuk akan di sampaikan ke PSSI Pusat.

“Ini bukan sekadar event belaka tapi pengingat kecintaan terhadap sepak bola harus kita jaga. Dengan ini harapan jadi awal lebih baik bagi sepak bola Indonesia,” tutup Dyan Puspito Rini.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakBabak Baru Soal Program Air Bersih Pesanggaran, Camat: Forpimka Pasang Badan
Artikulli tjetërKenang Perjuangan Pahlawan, Wagub AAL Hadiri AKRS Peringatan Hari Pahlawan

Tinggalkan Balasan