Hari Minggu, ‘Kampoeng Using’ Banyuwangi Tujuan Wisata Mas Yusuf

52
Yusuf Widyatmoko bersama sang istri tercinta, Hj. Minuk Uliawati

BANYUWANGI, (Kabarjawatumur.com) – Hari Minggu ternyata dimanfaatkan Yusuf Widyatmoko mengunjungi Kampoeng Using, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Ya, Desa yang kental dengan Suku Khas Using ini sangat terkenal masyarakat luas. Bahkan kuliner Khas Masyurakat Using Banyuwangi, sekarang sudah banyak diterima oleh masyrakat luar Banyuwangi.

Terlebih saat ini ada pasar yang dikelola kelompok masyarakat, sudah berani menyatakan sebagai pusat jajanan khas Using. Seperti Pasar Kampoeng Osing, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Minggu (08/11/2020).

Pasar yang buka setiap hari Minggu pagi dan menjadi salah satu tujuan wisata Banyuwangi, mendorong Mas Yusuf sebagai Calon Bupati Banyuwangi beserta istri Hajjah Minuk Uliawati datang secara khusus dan berdialog langsung dengan warga Kemiren dan pedagang pasar.

Baca Juga  Viral! Toko Vape di Surabaya Pintu Harmonika dan Plakat Penuh Coretan

Warga terlihat antusias menyambut kedatangan calon Bupati nomor urut 01, beserta rombongan. Diiringi alunan musik kuntulan dan patrol khas Suku Using, juga lesung (gedogan) oleh warga Desa Kemiren sigap menyambut kedatangan Mas Yusuf dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Loading...

Konsep pasar yang kental dengan kekayaan kuliner Using ini, mampu meningkatkan ekonomi warga setempat dengan memanfaatkan gang kecil. Mulai dari, Jajanan Lupis Lanun, Semanggi, Kucur, Klepon, Sego Cawuk, Pecel Pitik, Ayam Kesrut hingga Kopi tersedia rapi di Pasar Kampoeng Using.

“Sebagai UMKM yang dimiliki salah satu paguyuban, saya disini objektif. Meskipun di sini tidak disambut dengan mewah, tetapi Bapak Yusuf bisa membaur dengan kita,” kata Indra (20), salah satu Barista di Kopi Jaran Goyang Kemiren.

Baca Juga  Diduga Bagi Kupon Bazar Gratis, Relawan Qosim-Alif Dilaporkan ke Bawaslu Gresik

Suhaimi, Kepala Adat Desa Kemiren yang ikut menyambut, tak segan selalu mengarahkan Mas Yusuf ke beberapa titik tempat yang selama ini digalakkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan baik.

“Menurut saya, Banyuwangi tidak butuh bupati yang pintar, tetapi butuh bupati yang mengerti apa yang diharapkan rakyat,” ucapnya saat berdiskusi dengan Mas Yusuf.

Sambil menikmati sejumlah kuliner Using dari pedagang Pasar Kampoeng Osing, Mas Yusuf mengapresiasi warga yang sudah menginisiasi jualan kuliner khas Using hingga semakin lestari.

“Ini harus terus dilestarikan, supaya apa yang diharapakan warga dapat terlaksana, mari kita bersama-bersama untuk perubahan Banyuwangi yang lebih baik,” pungkas Mas Yusuf. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan