Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tahu Mengeluh

14

BOJONEGORO (kabarjawatimur.com), – Produsen tahu di Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan naiknya harga kedelai. Jika biasanya harga kedelainRp 7.800 per kilogram kini naik menjadi Rp 8.200.

Hal ini menyebabkan keuntungan yang diterima berkurang sekitar 30 persen dari sebelum adanya kenaikan harga kedelai. Ketua Paguyuban Perajin Tahu dan Tempe, Arifin, mengatakan, meski harga kedelai naik namun para pedagang tidak berani menaikkan harga tahu atau mengurangi ukuran tahu.

Loading...

“Keuntungan jadinya berkurang. Kami tidak berani menaikkan harga atau mengurangi ukuran. Takut omzet menurun,” kata Arifin.

Selama ini, hasil produksi tahu Bojonegoro tidak hanya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan lokal, tapi juga untuk konsumen di luar daerah, seperti Babat, Lamongan, Gresik, sampai Surabaya, juga ke berbagai daerah di Jawa Tengah.

Baca Juga  Berangkatkan Calon Jemaah Haji, Bupati Titip Doa Untuk Lamongan

Seperti diketahui, di Kelurahan Ledok Kulon, sekarang terdapat sekitar 150 produsen tahu, sehingga menjadikan daerah ini sentra tahu di Bojonegoro.

Reporter: Agus Kuprit, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakCangkruan Bareng Mega Persada Mandiri
Artikulli tjetërPolsek Bojonegoro Perketat Keamanan Gereja

Tinggalkan Balasan