Hanya Kerja Keras Tak Hitung Dampak Elektoral: Bukti Airlangga Negarawan

30
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

JAKARTA, (Kabarjawatimur.com) – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, ada peran penting Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di balik tingginya tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap kinerja Presiden Joko Widodo.

Dari hasil survei Indikator Politik Indonesia bertajuk Kinerja Presiden, Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi dan Peta Elektoral Terkini diketahui, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi pada November 2021 mencapai 72 persen. Ada kenaikan 13 poin jika dibandingkan pada Agustus 2021 yang sekadar 59 persen.

Dalam temuan Indikator, faktor penyumbang tingginya approval rating dari kinerja Presiden Jokowi yakni perspektif ekonomi yang terus membaik dan keberhasilan penanganan pandemi covid-19.

Dua agenda itu, menurut Dedi, berada dalam lingkup kerja Airlangga sebagai Menko Perekonomian dan Ketua KPC-PEN. Kendati demikian, keberhasilan tersebut tak berdampak langsung pada elektabilitas Airlangga sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

“Meski secara politik Airlangga tidak mendapat imbalan berupa popularitas dan elektabilitas yang sepadan, ini menandakan jika Airlangga berhasil menerjemahkan visi misi Presiden Jokowi, sehingga yang mendapat kredit prestasi adalah presiden,” kata Dedi saat dihubungi media, Minggu (5/12).

Baca Juga  Wujud Empati, Bupati Bojonegoro Sambangi Korban Tanggul Kali Ingas

Karenanya, Dedi melanjutkan, kenaikan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Jokowi sangat terkait dengan kinerja Airlangga sebagai Menko Perekonomian dan Ketua KPC-PEN.

Airlangga, kata Dedi, banyak melakukan terobosan kebijakan yang berhasil membuat Indonesia keluar dari krisis kesehatan akibat pandemi, (termasuk) dampak ekonominya.

Loading...

Ditambahkan, ketiadaan dampak elektoral yang diperoleh Airlangga, membuktikan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu sebagai sosok negarawan yang fokus menjalankan tugas untuk negara, tanpa berharap kerjanya bisa menaikan elektabilitas demi kepentingan politik.

Dalam survei terbaru IPO, Dedi menjelaskan, Airlangga berada dalam posisi tiga besar terkait tingkat keterpilihan tokoh di Kabinet Indonesia Maju dalam simulasi Pilpres 2024.

“Elektabilitas Airlangga itu berada di 4,2 persen, berada di belakang Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto,” ungkap Dedi.

Menurut Dedi, keberhasilan kerja pemerintah dalam menangani pandemi dan dampak ekonomi di bawah pimpinan Airlangga sangat perlu diapresiasi.

Baca Juga  Viral Jadi Pengangkut Sampah, Janda Cantik Dapat Bantuan Motor Gerobak Impian

“Jika kurva keberhasilan Airlangga Hartarto ini konsisten, Indonesia segera keluar dari pandemi dan himpitan ekonomi. Dengan konsistensi itu, harapannya tentu publik secara bertahap akan mengetahui siapa yang paling keras bekerja, dan Airlangga bukan tidak mungkin jika di masa mendatang semakin dipercaya publik untuk memimpin,” kata Dedi.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi meningkat tajam dari 59 persen di bulan Agustus 2021 menjadi 72 persen pada November 2021.

“Kenaikan 13 poin dalam waktu tiga bulan ini tidak pernah terjadi sebelumnya,” kata Burhanuddin saat rilis hasil survei di Jakarta, Minggu (5/12).

Menurut Burhanuddin, kenaikan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi menjadi yang pertama terjadi. Selama pandemi, atau selama dua tahun berturut-turut, kepuasan terhadap kinerja presiden selalu mengalami penurunan.

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Berita sebelumyaRisma dan Sri Mulyani Dinilai Sebagai Menteri Terbaik di Mata Publik
Berita berikutnyaDukung 10 Kursi, Bupati Hendy: Silakan PPP Ambil Manfaat Saat Saya Menjabat

Tinggalkan Balasan