Hakim Minta Terdakwa Pengerusakan Kamera Wartawan Ditahan

52

SURABAYA (kabarjawatimur.com) Sidang perkara perampasan kamera wartawan milik Slamet Maulana (35) warga sekitaran Makodam V Brawijaya Surabaya, yang terjadi pada saat empat tahun silam, Oktober 2012 hingga kini perkaranya masih berlanjut.

Terdakwa atas nama Irine Magdalena (45) warga Jalan Sidoyoso III Surabaya kembali duduk di kursi pesakitan. Fakta persidangan pada Kamis (15/12/2016)  dari saksi pelapor Gatot Irawa, salah satu pimpinan media cetak.

Sidang yang sempat  ditunda lagi lantaran terdakwa Irine berkali-kali tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Ketua majelis hakim Efran Basuning SH,MH dengan geram mengeluarkan penetapan dan memerintahkan kepada JPU Ferry Rachman sebagai eksekutor agar melakukan penahanan terhadap terdakwa Irine.

Loading...
Baca Juga  Residivis Tak Berkutik, Kembali Mendekam Dalam Penjara

Hal ini juga diungkapkan oleh JPU Fery Rachman yang menangani kasus tersebut dari Kejari Surabaya, saat di konfirmasi melalui via telfon,

“Kita sudah semaksimal mungkin agar persidangan berjalan lancar, berkali-kali sidang di agendakan namun terdakwa Irine tidak datang,” kata JPU Fery Rachman.

Hal itu yang diduga JPU  mungkin membuat majelis hakim geram karena terdakwa tidak menghormati persidangan. Dan

“Majelis hakim memerintahkan saya selaku JPU dari saudara pelapor Slamet Maulana untuk melakukan penahanan terhadap terdakwa Irine. Saya tinggal menunggu surat penetapan Hakim, agar saya bisa melakukan eksekusi dan menahan terdakwa Irine, ” pungkasnya.

Reporter : Rusmiyanto, Editor: Budianto, Publisher: Gunawan

Loading...
Baca Juga  Penyampaian Jawaban Eksekutif Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD Lamongan
Artikulli paraprakPotong Pohon Pisang, Nenek Tewas Kesetrum
Artikulli tjetërBI Jatim Distribusikan 340 Dus Mata Uang Rupiah NKRI Desain Baru  

Tinggalkan Balasan