Hadiri Pembukaan KKN Unugiri, Begini Pesan Bupati Bojonegoro

72

BOJONEGORO (Kabarjawatimur.com) – Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah hadiri pembukaan KKN ke-VI Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri), yang bertempat di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Selasa (18/01/2022).

Dalam kegiatan, Bupati didampingi oleh Dandim O813 Bojonegoro, Letkol Arm Arief Yudho Purwanto dan Wakapolres Bojonegoro, Kompol Muh Wahyudin Latief.

Selain itu, acara pembukaan yang digelar secara daring dan luring tersebut, dihadiri Ketua BPP UNU beserta jajaran dan diikuti oleh 57 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban,

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam sambutannya menyampaikan, bahwa format KKN semakin tahun semakin baik, sehingga disarankan agar hasil KKN dijadikan sebuah penelitian.

“Sebab, melalui riset penelitian dapat mengembangkan produk dan melatih sebuah kebijakan yang tepat,” kata Bupati.

Selanjutnya, Bupati mengatakan bahwa KKN merupakan bagian dari rangkaian studi dan sebagai uji hipotesa banyaknya teori untuk kemudian dipraktekkan di lapangan. Sebab, mahasiwa mulai beradaptasi dengan lingkungan, belajar sosialisasi, kegotong-royongan dan membangun empati kepada warga sekitar.

“Karena KKN di desa masing-masing, maka tidak sulit untuk beradaptasi, namun ada fungsi kontrol sosial yang harus dinaikkan. Ada dua hipotesa, mereka yang belajar dengan kehidupan kampus akan menjadi manusia yang makin mandiri dan membangun empati, dan KKN juga merupakan pendidikan vokasi,” tuturnya.

Baca Juga  Upacara Peringatan Hardiknas, Bojonegoro Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa Bojonegoro memiliki 11 kampus, 259 pondok pesantren, ada SLTA/MA negeri/swasta. Hal itu sangat menjanjikan Bojonegoro sebagai kota studi.

“Maka kami yakin Unugiri yang berada di jantung kota, menjadi bagian kampus yang kemudian menjadi andalan. Sehingga Bojonegoro bisa menjadi pusat studi, minimal Blora bagian timur, Tuban bagian selatan-timur, Lamongan bagian barat. Terlebih, ditunjang transportasi kereta api kelas ekonomi, eksekutif dan luxury, ini sangat menjanjikan,” tandasnya.

Loading...

Diketahui, Pemkab Bojonegoro sejak 2019 telah memberikan Beasiswa Scientist dan Non Scientist, beasiswa 1 Desa 2 Sarjana, termasuk Beasiswa Tugas Akhir.

“Paling banyak dari Unugiri yang mengambil Beasiswa Tugas Akhir. Tahun 2022 kami alokasikan sebanyak 4.000 untuk Beasiswa Tugas Akhir, dengan adanya PTS di Bojonegoro juga meringankan beban biaya pendidikan, sehingga dapat meningkatkan minat kuliah warga Bojonegoro,” pungkas Bupati.

Sementara itu, Rektor Unugiri, M. Jauharul Ma’arif menyampaikan bahwa konsep KKN adalah KKN tematik, dalam rangka bersama-sama membantu pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid 19 dan untuk membantu Pemkab dalam meningkatkan perekonomian masyarakat terdampak.

Baca Juga  Polsek Semampir Pantau Rumah Pemotongan Hewan, Antisipasi PMK di Pegirian

KKN diselenggarakan di desa-desa yang dekat dengan domisili mahasiswa, harapanya saat KKN telah selesai mereka dapat meneruskan pengabdian di desa masing-masing. Selain itu, untuk menumbuhkan semangat dan membangun kedekatan mahasiswa dengan warga dalam membangun desa.

“Kami berharap KKN ini akan berkelanjutan, meski KKN sudah selesai, masih ada program-program lainya yang bisa ditindaklanjuti,” terangnya.

Kegiatan KKN tersebut sekaligus dalam rangka bersinergi dengan Pemerintah Daerah, Kecamatan dan Pemdes, dimana Perguruan Tinggi berperan serta mensukseskan program pemerintah.

“Untuk di Bojonegoro ini merupakan salah satu realisasi dari MoU antara Pemkab Bojonegoro dengan Unugiri. Sehingga ke depan Unugiri berharap dapat berkoordinasi dan bersinergi dengan OPD lingkup Pemkab. Ke depan juga direncanakan ada MoU-MoU dengan Pemkab lain sebagai salah satu pengabdian Unugiri bersama-sama membangun bangsa,” ungkapnya.

Caption gambar : Bupati dalam acara pembukaan KKN Unugiri.

Reporter : Pradah Tri W

Loading...
Artikulli paraprakRekruitmen Atas Nama PT KAI Itu Palsu Alias HOAX
Artikulli tjetërBupati Gresik Lantik 402 Pejabat dan Lebur Sejumlah OPD

Tinggalkan Balasan