Hadapi Krisis, KPPG Ajak Perempuan Surabaya Gairahkan Ekonomi Keluarga

43
Para Srikandi Golkar Surabaya memamerkan karya hasil olahan anyaman dari bahan enceng gondong, palstik yang telah didaur ulang menjadi tas.

SURABAYA (Kabarjawatimur.com) – Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kota Surabaya, menggelar pelatihan pembuatan tas anyaman bagi srikandi-srikandi Partai Golkar di kantor partai Jalan Adityawarman, Surabaya, Jumat (18/11/2022).

Kegiatan yang digelar underbow Partai Golkar ini bertujuan untuk menggairahkan para perempuan sebagai tonggak utama dalam pengelolaan ekonomi di lingkup keluarga dengan kegiatan positif. Yakni dengan pemberian pelatihan untuk melatih skill para perempuan-perempuan Surabaya.

Ketua KPPG Kota Surabaya, Dian Jennie Cahyawati, mengatakan, dengan pelatihan ekonomi kreatif, para perempuan diharapkan mampu lebih mandiri secara ekonomi, dan ikut memberi kontribusi pada kekuatan ekonomi, baik untuk keluarga dan bangsa melalui kreativitas.

“Apa yang kita lakukan ini adalah sebagai langkah dini untuk menghadapi krisis ekonomi global yang diprediksi akan meluluhlantakkan negara negara dunia. Makanya harus diantisipasi sejak dini, dimulai dari ketahanan setiap keluarga. Dari situ, partai politik juga memikul tanggungjawab besar untuk mengatasi situasi tersebut,” ujar Jennie didampingi Sekretaris KPPG Mia Efiyanti.

Baca Juga  Rehab Ruang Kelas Sekolah Rusak Berat Tahun 2023 Fokus Pemkab Jember

Pelatihan yang dilakukan menurut Jennie, adalah pelatihan dengan membuat tas anyaman dari bahan enceng gondok dan karung goni yang dimodifikasi baku bekas pakai.

“Bahan-bahan yang kita pakai ini, setidaknya ikut meminimalkan sampah plastik dan memelihara lingkungan. Kami berharap pelatihan ini mampu diduplikasi banyak ruang perempuan, dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga,” sambung Jennie yang tergabung dalam wadah Puanhayati ini.

Loading...

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni, menyampaikan, dalam setiap kegiatan KPPG, ia menekankan agar para perempuan lebih kreatif. Karena menurutnya, tidak banyak perempuan yang mau menghibahkan waktunya untuk aktif menjalankan roda-roda organisasi kepartaian, mengingat kewajiban mengurus rumah tangga (urusan domestik).

“Maka jika ada perempuan-perempuan yang mau meluangkan waktunya untuk menjalankan tugas-tugas kepartaian, sudah menjadi kewajiban bagi partai untuk meningkatkan kemampuan srikandi-srikandi tersebut,” papar anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya ini.

Baca Juga  Pemukul Tongkat Baseball Diamankan di Semarang

Fathoni menekankan, baik itu melalui pendidikan politik maupun keterampilan dalam membuat sesuatu. Salah satunya adalah keterampilan membuat tas anyaman yang mudah-mudahan bisa meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.

Tugas partai, kata Fathoni, tidak hanya melatih, tapi juga wajib mencarikan jejaring pemasaran produk yang akan dihasilkan nanti. Kepada peserta yang dilatih hari ini, ditugaskan untuk menularkan ilmu yang didapat kepada ibu-ibu di sekitar.

“Kami berharap agar Srikandi Partai Golkar bisa berkontribusi dalam ketahanan ekonomi masyarakat Surabaya. Karena ini dilatih langsung pelatih profesional,” pungkasnya. (*)                                                                      Reporter: Gita Tamarin

Loading...
Artikulli paraprakJatanras Polda Jatim Gulung Pelaku Curanmor di Beberapa Kota
Artikulli tjetërBuat Beli Susu, Bapak di Surabaya Mencuri

Tinggalkan Balasan