Habiskan Uang Tabungan, Buat Laporan Palsu Kehilangan Uang

43

TUBAN(kabarjawatimur.com),-Wanita inisial ED (21) Dsn. Kedung Ds. Kedungsoko Kec. Plumpang Kab. Tuban memberikan keterangan palsu pada saat melapor ke Polsek Plumpang.

Awal mula kejadian yaitu pada hari Kamis tgl 29 Des 2016 pukul 13.30 WIB mendatangi Polsek Plumpang melaporkan tentang kejadian bahwa dirinya kehilangan uang sebesar Rp 40.000.000,-

ED bercerita bahwa dirinya bersama anaknya habis mengambil uang tabungan sebesar Rp 40.000.000,- selanjutnya ED membungkus uang tersebut menggunakan plastik warna hitam. Dan meletakkannya di cantolan depan sepeda motor Yamah Mio No pol S-5663-EJ yang di kendarainya.

Saat akan pulang ED memboncengkan anaknya duduk di depan, ketika sampai di simpang empat kunir, ED berhenti turun untuk membelikan anaknya minuman. Dan membawa plastik hitam yang berisikan uang tersebut.

Baca Juga  Parah, Solar Bersubsidi di Tuban Dikuras Para Mafia

ED kembali mencantolkan plastik hitam di cantolan depan sepeda motor miliknya dan kembali melanjutkan perjalanan untuk pulang. Namun pasa saat di jembatan merah hand phone ED jatuh kemudian ED bergegas mengambilnya.

Loading...

Saat ED kembali ke sepeda motor, dia melihat plastik hitam yang berisikan uang di cantolan sepeda motor tersebut tidak ada atau hilang.

Setelah kejadian itu, ED menelpon suaminya Rofik untuk memberi tahu bahwa uang nya hilang. Kemudian ED pulang dan tidak berusaha mencari, sekira pukul 14.00 WIB ED melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Plumpang.

Mendapat laporan itu polisi langsung melakukan penyelidikan. Ternyata kejadian tersebut tidak terbukti. ED telah memberikan keterangan palsu kepada petugas Polsek Plumpang dan selanjutnya dilakukan penyelidikan oleh Polsek Plumpang.

Baca Juga  Bupati Hendy Siswanto: Ayo Dukungan Atlet Jember agar Juara Umum Porprov VII

Alasan ED memberikan keterangan palsu karena dirinya takut dimarahi oleh suaminya. Lantaran tabungannya habis digunakan ED yang alasannya di gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Atas perbuatannya ED di jerat Pasal 220 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan.

Reporter: Agus Suproyadi, Editor: Budi, Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakIbnu Diplot sebagai Asisten McMenemy
Artikulli tjetërSukses Curi HP, Tertangkap Saat Hendak Menjualnya

Tinggalkan Balasan