Gus Yani: Sinergitas KWG dan Pemerintah Sangat Dibutuhkan

4
Para anggota KWG berfoto bersama Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) saat Musang ke-VIII di Hotel Pesonna Gresik.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani mengatakan masyarakat membutuhkan respon cepat dari pemerintah. Oleh karena itu, pria yang akrab disapa Gus Yani ini berharap adanya sinergitas antara Komunitas Wartawan Gresik (KWG) dengan Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Untuk membangun Kabupaten Gresik tidak bisa hanya dijalankan oleh pemerintah daerah, melainkan butuh dukungan semua pihak. Baik itu corporate, pondok pesantren, termasuk sinergitas KWG dan semua elemen masyarakat,” ujar Gus Yani.

Dia pun mengingatkan, bahwa selepas kampanye dan pemungutan suara dalam Pilkada Gresik 2020, maka saat ini sudah tidak ada lagi nomor satu atau dua. Namun yang ada nomor tiga. Yakni sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia.

Loading...
Baca Juga  Komisi D Segera Sidak dan Panggil PT PMP

“Hampir tiga bulan masyarakat sempat teriris (terbagi) ada nomor satu dan dua. Sekarang tidak ada nomor satu atau dua. Yang ada nomor tiga Persatuan Indonesia,” katanya daat membuka Musyawarah Anggota (Musang) KWG ke-VIII 2020, Minggu (20/12/2020).

Diketahui, pada saat pelaksanaan Musang KWG ke-VIII menetapkan M Syuhud Almanfaluty (wartawan Harian Bangsa dan Bangsaonline.com) sebagai Ketua KWG Periode 2020-2022. Dia terpilih untuk kedua kalinya setelah mencalonkan diri bersama Miftahul Arif (jurnalis CNN Indonesia).

Syuhud meraup 16 suara, sedangkan rivalnya Miftah meraup 14 suara dari 30 anggota KWG yang menggunakan hak pilihnya. Proses pemungutan suara kali ini berjalan dengan damai dan demokratis.

“Dalam menjalankan kepengurusan KWG ke depan, saya akan melakukan sejumlah langkah dan lompatan untuk kemajuan KWG. Diantaranya peningkatan SDM dan kesejahteraan anggota,” ungkap Syuhud.

Baca Juga  Fakultas Keislaman UTM Gelar Majelis Dzikir

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakDuh! Seorang Mekanik Bengkel di Banyuwangi Tega Dikeroyok
Artikulli tjetërAwas ada Rapid Test Palsu, Pegawai Puskesmas Surabaya Utara Terlibat

Tinggalkan Balasan