Grebek Kamar Kost Surabaya, Polisi Amankan Satu Pria Serta Timbangan Elektrik

2520
Pelaku tengah, diapit Petugas Polrestabes Surabaya

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Opsnal Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada, Kamis 05 November 2020, sekira pukul 15.00 WIB, menggrebek kamar kos di Jalan Tempurejo Gg. 3, Dukuh Sutorejo Kecamatan Mulyorejo Surabaya.

Dari dalam salah satu kamar polisi mengamanakan satu pria yang diketahui memiliki Narkotika jenis sabu-sabu yang biasa diedarkan ke beberapa wilayah di Surabaya.

Pria yang diamakan itu bernama, Mohammad Wahyu Riadi (27) warga Jalan Tempurejo, Dukuh Sutorejo Kecamatan Mulyorejo Surabaya.

Penggerebekan kamar kos itu sendiri dilakukan polisi setelah mendapatkan informasi dari warga masyarakat jika di salah satu kamar kos ditinggali oleh terduga pengedar sabu-sabu.

Setelah mendalami informasi dan dilakukan penyelidikan terlebih dahulu, begitu diketahui ciri-ciri pelakunya langsung dilakukan penggerebekan hingga menangkap pria yang tinggal di dalam kamar tersebut.

Baca Juga  Even JKCI IV Digelar, 10 Duta Besar Datang ke Jember

“Pelaku ini sudah lama menjadi target penangkapan unit kedua capres coba karena menurut informasi yang didapat ialah ah salah satu pengedar narkotika di wilayah Surabaya Utara,” sebut AKBP Memo Ardian, Kasat Narkotika Polrestabes Surabaya, Minggu (8/11/2020).

Loading...

Benar saja, setelah dilakukan penangkapan dan penggerebekan serta penggeledahan petugas mendapatkan beberapa Pocket sabu siap jual serta pasti kosong yang ditengarai akan digunakan sebagai tempat narkotika.

Bukan hanya itu, dari kamar pelaku juga ditemukan timbangan elektrik yang biasa digunakan untuk menimbang sapu yang dipelajari pecah yang akan dijual dalam kemasan paket hemat.

Barang bukti yang diamankan yakni, 5 Poket plastik klip berisi kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis Sabu yang terbungkus isolatip warna hitam dengan rincian seberat 0,26 gram, 0,26 gram, 0,26 gram, 0,26 gram, 0,28 gram.

Baca Juga  Bertengkar, Suami Siri Tega Bunuh Istri lalu Rampas HP dan ATM Korban

Ditemukan pula, 1 bungkus sedang plastik bening, 1 buah skrop sedotan plastik, 5 pak plastik klip kosong, 1 buah timbangan elektrik, HP Realmi, tas selempang dan uang tunai sebesar Rp. 400.000.

Kini pelakunya sudah dijebloskan kedalam penjara karena diduga melanggar Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

“Kira akan terus kembangkan, cari dan temukan pelaku lain yang terkait dalam peredaran narkotika di Surabaya, baik pemakai, kurir hingga bandarnya. Tidak ada ampun, berani bermain di Surabaya pasti akan kita berangus,” tutup AKBP Memo.

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakKomunitas ATS-ITATS Deklarasi untuk Kemenangan Paslon Eri-Armuji
Artikulli tjetërHari Minggu, ‘Kampoeng Using’ Banyuwangi Tujuan Wisata Mas Yusuf

Tinggalkan Balasan