Komisi III DPR RI
Adies Kadir, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

JAKARTA (Kabarjawatimur.com)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir, meminta pemerintah serius membahas Revisi Undang-Undang (RUU) Pemasyarakatan yang sebelumnya masuk daftar carry over. Selama ini, over kapasitas di dalam lapas penanganannya terkesan lambat, dan selalu menjadi masalah klasik dari tahun ke tahun.

Alasannya, sering terjadinya kerusuhan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan dinilai karena kelebihan kapasitas. Walau hal itu sudah menjadi permasalahan klasik, namun tetap sulit diatasi oleh pemerintah.

“Pemerintah harus serius membahas Revisi Undang-Undang Pemasyarakatan, yang sebelumnya juga telah masuk dalam daftar carry over. Tidak ada masalah yang harus ditunggu, ini bisa langsung segera dibahas,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly saat rapat kerja bersama dengan Komisi III DPR RI, Senin (24/2/2020) lalu.

Baca Juga  DPRD Banyuwangi Minta Insentif 'Nakes' Ditambah

Lanjut Adies, Komisi III DPR RI mendorong Menkum HAM mempersiapkan pembahasan tingkat lanjut RUU Pemasyarakatan. Sebelumnya, menurut Menkum HAM, jika RUU ini disahkan maka bisa mengatasi 40 sampai 59 persen over kapasitas lapas.

Loading...

“Pak menteri pernah menyampaikan, kalau RUU Lapas ini selesai, 40 sampai 50 persen over kapasitas bisa teratasi,” sambung Ketua Bidang Hukum DPP Partai Golkar ini.

Menurutnya, masalah over kapasitas lapas harus menjadi prioritas Menkum HAM.

“Jadi kalau memang ada kesempatan pertama kita bahas saja ini pak, karena memang kalau hal ini bisa lebih memperbaiki lapas mengurangi over kapasitas seharusnya kita membahasnya terlebih dulu,” urai wakil rakyat yang berangkat dari Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo ini.

Baca Juga  Akademi Angkatan Laut Terima Bantuan Satu Unit Ambulance CSR Bank Mandiri

Adies mencontohkan, ketika lima tahun kemarin saat di Komisi III, masalah tersebut belum bisa tertangani dengan baik.

“Bahkan sebelum itu juga sudah ada. Walaupun di periode Pak Yasonna ini, kita juga harus memberi apresiasi bahwa keinginan untuk memperbaiki lapas itu ada, cuma masih agak terkesan lambat,” pungkas Adies.

Reporter: */Boy
Editor: Rizky Rahim

Loading...
Berita sebelumyaIs Edy Ekoputranto Resmi Pimpin Kanimsus TPI Surabaya
Berita berikutnyaASN Makin Ngawur, Japer Lapor Bawaslu Jember

Tinggalkan Balasan