Giliran Ojol Karah Jambangan Ditangkap Polisi Surabaya

0
Pelaku diapit Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Ojol di Surabaya dibekuk oleh Unit III, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Terduga pengedar narkoba jenis sabu di Jalan Karah Jambangan Surabaya pada, Kamis 04 Agustus 2022 sekira pukul 11.00 WIB.

Pengedar yang juga driver ojek online (Ojol) itu diketahui berinisial GFJ (32) asal Jalan Karah Kecamatan Jambangan Surabaya.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri mengatakan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh tersangka GFJ ini diketahui oleh anggota pada Kamis 04 Agustus 2022 sekira pukul 11.00 wib.

“Dia (pelaku) kita amankan m saat berada dirumah daerah Karah. Kemudian dilakukan penggeledahan badan ditemukan barang bukti tersebut diatas berupa 3 paket plastik transparan yang berisi Kristal warna putih yang diduga Narkotika jenis sabu,” jelas,Daniel, Jumat (2/9/2022).

Baca Juga  Minggu Sehat, Puluhan Relawan Puan Maharani Nganjuk Selenggarakan Senam Bareng

Setelah ditimbang, narkoba jenis sabu itu berat keseluruhan 64,86 gram beserta bungkusnya. Polisi juga menyita, kotak vapor, 3 bendel klip plastik transparan, 1 buah timbangan elektrik warna silver, 1 timbangan elektrik warna hitan, 1 ATM, dan HP.

Loading...

Dari hasil keterangan Tersangka bahwa dia mendapatkan narkotika jenis sabu dari seorang yang bernama AR (DPO), pada Rabu 27 juli 2022, sekitar pukul 22.00 WIB dengan cara diranjau.

Mereka, meranjau didaerah Rabesan Bangkalan Madura, yang awalnya sebanyak 1 paket plastik dengan berat 50 gram, lalu oleh tersangka dijadikan menjadi 9 paket plastik dan sudah terjual sebanyak 6 (enam) paket.

“Sabu tersisa 3 paket plastik yang ditemukan petugas polisi sewaktu tersangka tertangkap,” imbuh Daniel.

Baca Juga  Pawai Budaya, Bupati Bojonegoro Harapkan Kreatifitas Artifisial

Menurut keterangan tersangka, mendapatkan Narkotika jenis sabu dari saudara AR sudah 4 kali. Pada empat bulan lalu sebanyak 50 gram, tiga bulan yang lalu sebanyak 50 gram, 2 bulan yang lalu sebanyak 50 gram dan pada, Rabu 27 juli 2022 sebanyak 50 gram.

“Tersangka ini diberi imbalan dari AR untuk setiap pengambilan Narkotika jenis sabu sebanyak Rp 1.000.000,” pungkas Daniel.

Polisi akan menjeratnya dengan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal112 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakCara Hipmi Bangkalan Gugah Hati Pemuda Jadi Pengusaha

Tinggalkan Balasan