Giliran Bandar Sabu Ditarget, Setelah Satu Kurir Ditembak Mati

38
Pemilik sabu 26 kilo yang ditembak mati.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Dua bandar sabu jaringan Malaysia juga Sokobanah, Madura dibekuk Satnarkoba Polrestabes Surabaya, pada Jum’at (14/2/2020) malam kemarin.

Bahkan, satu dari dua pelakunya ditembak mati petugas karena melawan dengan senjata tajam yang membahayakan nyawa petugas yang membekuknya.

Kurir yang ditembak mati itu bernama, Mustofa Ali (24) warga Kedung Kandang Pasuruan. Sementara satu lainnya yang diketahui bernama, Haririn alias Acong ditahan dalam penjara.

Ali sendiri ditangkap di daerah Surabaya Utara, usai dibekuk Ali lalu dikeler ke lokasi penyimpanan narkoba miliknya.

Begitu tiba di lokasi pelaku menunjukkan narkoba sabu dan pil exatasy yang disimpan di dalam tas. Namun, di dalam tas itu juga ada senjata tajam yang digunakan untuk menyerang petugas.

Baca Juga  Awas! Warga Banyuwangi Langgar 'Prokes' Bakal Diburu Mobile Hunter Covid-19
Loading...

Tak tanggung-tanggung sabu asal Malaysia jaringan Lapas yang hendak dibawa ke Sokobanah, Madura itu total seberat 26 kilo gram. Petugas juga menyita sekitar 12 ribu pil ekstasy dari keduanya.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian menyebut jika keduanya selama ini dikenal licin dan selalu berhasil jika memasukkan sabu ke Indonesia lalu ke Madura.

“Saat ini petugas Kepolisian masih mengejar dua gembong Narkoba lain yang diduga ada didalam Lapas di daerah Jawa Timur,” sebut Memo Ardian, Sabtu (15/2/2020).

Diketahui, Ali ini merupakan tangan kanan gembong narkoba yang mengontrol kurir untuk mengambil dan mengantar pesanan narkoba, dengan perintah bandar diatasnya. (*)

Baca Juga  Pandemi COVID-19, Disdik Bangkalan Diminta Perhatikan Nasib Guru Sukwan

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan