Gery Tewas Dihantam ‘Melon’

5452
Jasad korban dievakuasi dengan kantong mayat ke RSD Soebandi.

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Yohanes Satriyo Leonardo Gery atau Gery (35) yang berprofesi sebagai penata busana dan koreografer diduga tewas setelah kepala dihantam tabung gas elpiji atau tabung melon. Korban diduga korban perampokan dengan pembunuhan.

Penyebab kematian korban diungkapkan oleh Kasatreskrim Polres Jember AKP Fran Kembaren.

“Kita temukan seorang laki-laki dengan posisi tertelungkup dengan berlumuran darah,” kata Fran di depan awak media.

“Setelah melakukan olah TKP dugaan sementara korban penganiayaan,” lanjutnya.

Saat ditemukan korban mengalami luka hantaman benda keras di kepala bagian belakang. “Untuk lebih jelasnya nanti dari hasil otopsi, Mas,” jelas Fran Kembaren.

Loading...

Polisi mengamankan beberapa barang bukti dari TKP termasuk sebuah tabung elpiji subsidi yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa pria yang tinggal sendirian di rumah tersebut.

Baca Juga  Abdul Halim Terpilih Sebagai Ketua IKA UTM Periode 2022-2026

Polisi juga menyelidiki kemungkinan korban sengaja dibunuh oleh pelaku untuk mengusai harta benda korban. Pasalnya mobil milik korban yang biasa diparkir di depan rumah raib.

“Sementara kita selidiki terlebih dahulu karena menurut keterangan keluarga mobil korban tidak ada ditempat,” pungkas Fran.

Sementara itu usai polisi melakukan olah TKP, jasad korban langsung dievakuasi ke kamar mayat RSD Soebandi untuk dilakukan otopsi. (*)

Reporter: Rio Christiawan

Loading...
Artikulli paraprakKoreografer di Jember Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya
Artikulli tjetërDewan Tagih Anggaran JPS dari APBD

Tinggalkan Balasan